BPBD dan Lemdiklat Polri Gelar FGD di Pulpis
PULANG PISAU – Sebagai upaya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama Lemdiklat Polri melaksanakan focus group discussion (FGD) di Kantor BPBD Pulpis, Rabu (9/9/2026).
Diskusi bersama itu untuk mencari masukan terkait upaya optimalisasi peningkatan kesadaran masyarakat mencegah eskalasi karhutla dan memelihara kamtibmas kondusif.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pulang Pisau Osa Maliki mengatakan, permasalahan karhutla terjadi hampir setiap tahun selama musim kemarau. “Tahun 2026 ini eskalasi karhutla mengalami peningkatan dengan lahan yang terbakar cukup luas,” kata Osa Maliki.
Menurut dia, dari delapan kecamatan yang ada di Pulang Pisau, Jabiren Raya masih menempati urutan pertama dalam jumlah titik api 3.487 hingga tanggal 8/9/2026, dengan luasan areal terbakar 1.053,8 hektare.
Dia menjelaskan, kondisi geografis dan terbatasnya ketersediaan sumber air untuk pemadaman dan peralatan masih menjadi kendala klasik dalam setiap pemadaman karhutla. Pencegahan terhadap masyarakat pembakar lahan untuk kepentingan pertanian dan perkebunan, kata Osa Maliki, sudah kerap dilakukan bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.
Ia menjelaskan, sosialisasi pencegahan dilakukan juga melalui tokoh masyarakat bersama pemuka agama, namun tetap saja ada masyarakat yang membakar lahan. Cara membakar lahan masih dianggap masyarakat lebih murah dan cepat.
Osa menjelaskan, beberapa masukan dalam diskusi untuk pencegahan dan penanganan karhutla ini, diantaranya pembangunan sekat kanal untuk memudahkan penanganan pemadaman karhutla serta pembasahan lahan gambut di daerah rawan.
Sementara Serdik Sespimen dari Lemdiklat Polri Pandu Arief Setiawan mengatakan, diskusi bersama BPBD Pulpis diharapkan menjadi masukan pengambilan kebijakan ke depan.
Menurut Pandu Arief Setiawan, masukan ini selanjutnya dibawa ke pimpinan lembaga sesuai tugas dan fungsi satgas edukasi dan pencegahan karhutla. (ung/ens)












