DPRD Palangka Raya

PDIP Soroti APBD, Harus Digunakan Tepat Sasaran

53
×

PDIP Soroti APBD, Harus Digunakan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua II Komisi II DPRD Palangka Raya Dudie B Sidau.

PALANGKA RAYA – Fraksi PDI Perjuangan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya memberikan sejumlah catatan terhadap Nota Keuangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman Tahun 2026 sampai 2045.

Pandangan umum tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan Dudie B Sidau dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027, belum lama ini.

Fraksi PDIP pada prinsipnya menerima dua materi tersebut untuk dibahas pada tahapan selanjutnya. Namun penerimaan itu disertai sejumlah catatan agar pembahasan dilakukan mendalam dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Fraksi PDIP mengingatkan Pemerintah Kota Palangka Raya agar penggunaan APBD dilakukan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Menurut dia, perubahan anggaran juga harus benar-benar diarahkan untuk kebutuhan yang menjadi prioritas daerah. Setiap penyesuaian anggaran diharapkan memberikan dampak langsung terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Perubahan anggaran hendaknya ditujukan untuk program dan kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak sekadar menjadi perubahan administratif semata,” ujarnya.

Terkait Raperda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman 2026–2045, Fraksi PDIP minta pemko tidak hanya menyusun perencanaan berdasarkan konsep di atas kertas. “Perencanaan harus didasarkan survei komprehensif dan mempertimbangkan berbagai aspek di lapangan,” kata Dudie.

Ia menilai, langkah tersebut penting agar pembangunan perumahan dan kawasan permukiman benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta kondisi nyata Kota Palangka Raya.

Di tengah pembahasan dua agenda tersebut, Fraksi PDIP juga menyinggung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang masih melanda Kota Palangka Raya.

Pada akhir pandangan umumnya, fraksi mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan agar kondisi tersebut segera berakhir. “Kami mengajak seluruh pihak untuk berdoa agar bencana kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap yang sedang melanda Kota Palangka Raya dapat segera berakhir,” ujar Dudie. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *