Barito TimurUncategorized

Pemkab dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

49
×

Pemkab dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

Sebarkan artikel ini
SALAT ISTISQA : Bupati Barito Timur M Yamin bersama jajaran serta forkopimda dan masyarakat menghadiri salat istisqa sebagai ikhtiar memohon hujan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Halaman Kantor Bupati Bartim, Selasa (8/9/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Berikhtiar Memohon Hujan Untuk Padamkan Karhutla

TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar salat istisqa di Halaman Kantor Bupati Barito Timur, Selasa (8/9/2026). Salat istisqa itu sebagai ikhtiar bersama memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang memicu kekeringan, kabut asap, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Salat istisqa itu dipimpin imam H Ahmad Gazali, Bilal Muhammad Misrani dan Khatib H Khairani. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Barito Timur M Yamin, Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio, forkopimda, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat di Barito Timur.

Pelaksanaan salat istisqa ini menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau yang telah berlangsung lebih dari dua bulan. Dampaknya dirasakan melalui berkurangnya ketersediaan air, munculnya kabut asap, hingga meningkatnya potensi karhutla di sejumlah wilayah.

Sementara itu, kondisi kemarau panjang juga telah mendorong pemerintah melakukan berbagai langkah penanganan. Termasuk upaya modifikasi cuaca untuk menghasilkan hujan. Bahkan hujan sempat turun di sejumlah wilayah sehari sebelumnya. Hal ini menjadi kabar baik dan diharapkan kembali terjadi secara merata.

Salat istisqa ini sekaligus menjadi momentum untuk mengajak masyarakat terus berdoa dan memperkuat ikhtiar bersama dalam menghadapi kemarau, menjaga lingkungan, serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Dengan doa dan berbagai langkah penanganan yang dilakukan pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat, diharapkan hujan segera turun secara merata sehingga karhutla dapat dipadamkan dan kondisi lingkungan serta ketersediaan air bersih masyarakat kembali normal. (cak/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *