DPRD Palangka Raya

Pastikan Kesiapan Personel dan Sarpras

45
×

Pastikan Kesiapan Personel dan Sarpras

Sebarkan artikel ini
MENINJAU : Ketua DPRD Palangka Raya Subandi (baju krim) meninjau dan memberikan dukungan ke Posko Induk Karhutla di Halaman Kantor BPBD Palangka Raya, beberapa waktu lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Subandi meninjau langsung Posko Induk Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kota Palangka Raya di Halaman Kantor BPBD Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km 5, baru-baru ini.

Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) pendukung penanganan karhutla, sekaligus melihat langsung kondisi personel gabungan dalam satuan tugas penanganan karhutla.

Dalam kesempatan itu, Subandi memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh personel yang terus bekerja di tengah ancaman karhutla yang masih terjadi di wilayah Palangka Raya.

Menurut dia, kesiapan posko induk menjadi bagian penting memastikan koordinasi penanganan karhutla berjalan baik. Terlebih penanganan karhutla membutuhkan kerja cepat, terkoordinasi, serta dukungan berbagai pihak. “Kami datang untuk melihat langsung kesiapan posko, baik sarana dan prasarananya maupun personel yang bertugas. Ini penting agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan maksimal ketika terjadi kebakaran,” kata Subandi.

Dia mengapresiasi seluruh satgas gabungan yang selama ini terus bekerja dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Palangka Raya. “Mereka bekerja untuk menjaga kota kita dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Subandi menegaskan, upaya penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan. Masyarakat juga memiliki peran penting mencegah munculnya titik api. Terutama dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan.

Dia mengajak masyarakat bersama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi hutan dan lahan di sekitarnya. “Pencegahan karhutla bukan hanya tugas pemerintah atau satgas, tapi tanggung jawab kita semua. Jangan sampai kelalaian kita justru menimbulkan kebakaran dan berdampak kepada masyarakat luas,” tegasnya.

Selain mengancam lingkungan, karhutla juga dapat menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat serta mengganggu aktivitas warga. Karena itu, sinergi pemerintah, petugas gabungan dan masyarakat menjadi kunci dalam menekan risiko karhutla. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *