DLH Kobar dan Balai TNTP Langsung Ambil Sampel
PANGKALAN BUN – Sungai Sekonyer di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kecamatan Kumai, kini kondisinya memprihatinkan. Air sungai keruh berwarna kecokelatan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar bersama Balai Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) langsung melakukan pengecekan. Petugas mengambil sampel air di empat titik. Yakni Muara Ali, Natai Lengkuas, Dermaga Desa Sungai Sekonyer, dan kawasan Camp Leakey.
Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Kobar Dewi Sinta mengatakan, kegiatan tersebut untuk memastikan kualitas air Sungai Sekonyer sekaligus memperkuat pemantauan kondisi lingkungan di sungai tersebut. Menurutnya, kondisi air sungai tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan apa yang terlihat secara kasat mata.
“Kami perlu mengambil dan menguji sampel sehingga bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kualitas air. Data ini sangat penting sebagai bagian dari pemantauan lingkungan,” katanya.
Ia menjelaskan, sampel itu dibawa ke Laboratorium Lingkungan DLH Kobar untuk diukur berdasarkan sejumlah parameter kualitas air. Proses ini menjadi hal krusial dalam menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Hasil pengujian nantinya akan memberikan data kualitas air Sungai Sekonyer secara objektif. Petugas berupaya mendatangi titik pengambilan sampel meskipun kondisi lapangan dan jarak yang harus ditempuh cukup menantang,” akuinya.
Kepala DLH Kobar Syahyani mengatakan, pemantauan lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Khususnya di kawasan yang memiliki keterkaitan erat kondisi sungai dan ekosistem sekitarnya. Selain pengujian sampel, upaya mencegah pencemaran sungai juga membutuhkan kepedulian seluruh pihak.
“Menjaga lingkungan tidak bisa hanya dari satu pihak saja. Pemantauan perlu dilakukan bersama dan kondisi lingkungan akan kita pahami dengan lebih baik melalui data yang ada,” tegasnya.
Aktivitas manusia memiliki pengaruh atas kondisi kualitas sungai apabila tidak memperhatikan kelestarian ekosistem. DLH Kobar mengajak pemerintah, lembaga terkait, masyarakat, serta pihak yang beraktivitas sekitar sungai bersama-sama menjaga keberlangsungan Sungai Sekonyer yang merupakan habitat asli beragam flora dan fauna di kawasan TNTP. (fit/ens)












