Pulang Pisau

Bupati Minta Identifikasi dan Investigasi Setiap Karhutla

44
×

Bupati Minta Identifikasi dan Investigasi Setiap Karhutla

Sebarkan artikel ini
PIMPIN RAPAT : Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa'i saat memimpin rapat pembentukan Pos Komando dan Pos Lapangan di Pusdalop yang berlangsung di Kantor BPBD Pulpis, Senin (24/8/2026) lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa’i meminta seluruh pihak untuk gerak cepat melakukan identifikasi dan investigasi setiap terjadi kejadian dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pulang Pisau. Karena dampak karhutla telah mengganggu seluruh sektor kehidupan masyarakat.

“Saya minta identifikasi dan investigasi harus lebih cepat. Begitu ada kejadian, segera turun ke lapangan, lihat kondisi dan cari tahu penyebabnya agar langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat dan cepat,” kata Bupati Ahmad Rifa’i saat menghadiri Rapat Pembentukan Pos Komando dan Pos Lapangan di Pusdalop yang berlangsung di Kantor BPBD Pulpis, Senin (24/8/2026) lalu.

Menurut Ahmad Rifa’i, kecepatan dalam merespons laporan menjadi hal penting. Mengingat kondisi cuaca yang kering dapat membuat api dengan cepat meluas serta sulit dikendalikan.

Bupati minta jajaran terkait memperkuat koordinasi dan memperbanyak aksi di lapangan. Terutama di wilayah yang dianggap rawan terjadi karhutla. “Hari ini saya mengkoordinasikan terkait rapat posko dan poslap di BPPD. Tujuannya bagaimana pencegahan lebih awal, terutama diaktifkannya semua posko-posko di tiap kecamatan. Jangan sampai kita terlambat dalam penanganannya dan jangan sampai terjadi karhutla seperti di Tumbang Nusa,” tegasnya

Ahmad Rifa’i berharap seluruh unsur, mulai pemerintah daerah, aparat, petugas pemadam, hingga masyarakat bersama-sama mencegah karhutla. Koordinasi juga sangat penting dalam rangka pencegahan dan penanganan karhutla.

“Pembentukan Pos Komando dan Pos Lapangan di Pusdalop ini merupakan upaya kesiapsiagaan dan pencegahan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Diharapkan setiap kejadian dan potensi karhutla dapat ditangani dan cegah dengan maksimum,” pungkasnya. (ung/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *