Kotawaringin Barat

Untuk Memperkuat Ikhtiar Batiniah

45
×

Untuk Memperkuat Ikhtiar Batiniah

Sebarkan artikel ini
HADIR : Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menghadiri salat istisqa bersama Bupati Kobar Nurhidayah dan Wakil Bupati Suyanto serta forkopimda dan masyarakat di Halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Jumat (28/8/2026) lalu. FIT/RADAR KALTENG

Gubernur Kalteng dan Bupati Kobar Ikut Salat Istisqa

PANGKALAN BUN – Di tengah ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran bersama masyarakat menghadiri salat istisqa di Halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (28/8/2026) pagi. Dalam suasana penuh khidmat, salat memohon hujan ini juga diikuti Bupati Kobar Nurhidayah dan Wakil Bupati Suyanto, jajaran pemerintah daerah, DPRD, forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati Nurhidayah menyampaikan, ikhtiar batiniah ini kembali ditunaikan di samping upaya nyata yang diikhtiarkan di lapangan. El nino diakuinya telah mengganggu kenyamanan dan kelancaran berbagai sektor kehidupan. Mulai pelayanan publik, kesehatan, hingga lini-lini penting lainnya. “Kita kembali salat istisqa hari ini untuk memperkuat ikhtiar batiniah dalam memohon keberkahan, rahmat, dan ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ucapnya.

Menghadapi tantangan berat cuaca ekstrem tersebut, Nurhidayah berharap, hujan segera mengguyur Kobar dan Kalteng secara umum. Dia mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga sinergi dan gotong royong. “Jagalah kekompakan dan solidaritas dalam situasi sesulit apa pun yang sedang kita rasakan saat ini. Dengan keikhlasan dan ketulusan niat bersama, mari kita memohon ampunan kepada Allah SWT. Semoga ini menjadi jalan turunnya hujan yang penuh manfaat,” katanya.

Sementara Gubernur Agustiar Sabran mengutarakan, ikhtiar lahiriah mesti dilengkapi pendekatan batiniah penuh keikhlasan. Di momen salat istisqa inilah, ia bersama masyarakat saling bermuhasabah, bermunajat, berzikir, bertobat, serta memohon ampun atas berbagai kekhilafan.

“Semoga Allah menurunkan hujan yang membawa berkah, hujan yang menghidupkan kembali lahan-lahan yang kering, serta membawa kesejukan bagi udara yang terdampak asap,” harapnya.

Gubernur mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Masyarakat kemudian turut diminta menghemat air bersih, mengurangi aktivitas di luar ruangan, dan menggunakan masker ketika kualitas udara memburuk. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *