DPRD Kalimantan Tengah

‎Optimis Akhir Tahun Bank Kalteng Laba Rp 800 M

68
×

‎Optimis Akhir Tahun Bank Kalteng Laba Rp 800 M

Sebarkan artikel ini
FOTO: BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mengapresiasi kinerja PT Bank Kalteng yang hingga Juli 2026 mampu membukukan laba bersih Rp240,4 miliar. Bahkan optimis hingga akhir tahun laba Bank Kalteng tembus Rp 800 M.

“Kita optimis sampai akhir tahun bisa menyentuh sampai Rp700 sampai Rp800 miliar. Ini  sekaligus berdampak positif terhadap pembagian dividen untuk menunjang PAD,” kata anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering.

Capaian tersebut, kata Fredy menunjukkan kondisi bisnis bank milik pemerintah daerah ini tetap tumbuh di tengah tekanan ekonomi dan kebijakan efisiensi anggaran daerah.

‎Ia menambahkan pertumbuhan positif juga terlihat dari penyaluran kredit yang telah mencapai dua digit. “Dilaporkan sampai Juli 2026 sudah membukukan laba Rp240,4 miliar. Kemudian kreditnya tumbuh 2 digit lah menyentuh 10 persen ke atas,” ujarnya, Rabu (19/8).

‎Menurutnya, capaian tersebut menjadi kabar positif karena terjadi ketika kondisi fiskal daerah menghadapi sejumlah tantangan. Efisiensi anggaran APBD membuat ruang gerak ekonomi daerah ikut mendapat tekanan.

Menurutnya kemampuan Bank Kalteng mempertahankan pertumbuhan dinilai cukup penting bagi perekonomian Kalteng.  Pertumbuhan itu tidak terlepas dari optimalisasi produk perbankan, penyaluran kredit, efisiensi manajemen pelayanan serta perluasan jaringan hingga ke sejumlah wilayah.

Transformasi digital juga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing bank, termasuk pengembangan layanan mobile banking dan jaringan ATM. Ekspansi bisnis hingga membuka kantor cabang di Jakarta juga menjadi langkah yang mendapat perhatian DPRD Kalteng.

‎DPRD Kalteng terus mendorong manajemen Bank Kalteng menjaga tren pertumbuhan tersebut dengan memperkuat permodalan dan meningkatkan kualitas layanan. ”Saya harap pengembangan bisnis tetap disertai prinsip kehati-hatian agar kinerja positif dapat berlanjut dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD),” pungkasnya.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *