Utama

Korban Tenggelam di Sungai Arut Ditemukan di Hari Kedua Pencarian

51
×

Korban Tenggelam di Sungai Arut Ditemukan di Hari Kedua Pencarian

Sebarkan artikel ini
DIEVAKUASI: Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Arut, Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (19/8/2026). Korban ditemukan pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia .BASARNAS UNTUK RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Setelah dua hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Punasah (35), warga Jalan Nangka, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Arut, Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (19/8/2026). Korban ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB.

Jasad Punasah ditemukan di arah hilir sungai, sekitar 1,8 kilometer dari lokasi awal korban diduga tenggelam.

“Tim SAR Gabungan menemukan korban pada Rabu pukul 10.40 WIB. Posisi korban berada di arah hilir sungai, sekitar 1,8 kilometer dari lokasi awal,” ungkap Koordinator Lapangan Basarnas, Mahdi.

Sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu korban sedang beraktivitas di pinggir Sungai Arut.

Korban diduga terjatuh ke sungai hingga akhirnya tenggelam dan hilang. Masyarakat sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum laporan diteruskan kepada Pos SAR Pangkalan Bun.

Setelah berhasil ditemukan, jasad korban dievakuasi dari perairan dan dibawa ke RSUD Sultan Imaduddin Pangkalan Bun untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

Operasi tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, Marnit Polairud Polda Kalteng, Polres Kotawaringin Barat, Polsek Arut Selatan, Koramil 1014-01/Arut Selatan, serta masyarakat dan keluarga korban.

“Dengan ditemukannya korban dan telah diserahkan ke pihak rumah sakit, maka operasi SAR secara resmi ditutup,” pungkas Alit. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *