Utama

Menyayat Hati! Ibu Selamatkan Bayi, Dua Kakaknya Terjebak dalam Kobaran Api

693
×

Menyayat Hati! Ibu Selamatkan Bayi, Dua Kakaknya Terjebak dalam Kobaran Api

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Kebakaran maut terjadi di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Selasa (11/8) sekitar pukul 13.40 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah bangunan dan merenggut nyawa dua balita kakak beradik yang masing-masing berusia 2 dan 4 tahun.

Lurah Palangka, Dawid, mengatakan saat kebakaran terjadi, kedua korban berada di dalam barak bersama ibu dan seorang adik bayi mereka.

Api yang muncul kemudian dengan cepat membesar. Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat kobaran api dengan mudah merembet ke bagian bangunan lainnya.

Melihat kondisi tersebut, sang ibu yang saat itu sedang menyusui bayinya langsung berupaya menyelamatkan anak paling kecil.

Ia membawa bayi tersebut keluar dari bangunan dan menitipkannya kepada warga sekitar.

Setelah itu, sang ibu berusaha kembali masuk untuk menyelamatkan dua anaknya yang masih berada di dalam barak.

Namun, kobaran api semakin membesar sehingga upaya tersebut tidak dapat dilakukan.

“Waktu kebakaran itu mereka berempat. Ibu yang sedang menyusui satu orang anak langsung lari keluar dan menitipkan anaknya, kemudian kembali untuk dua anak lagi. Namun, api membesar,” ujar Dawid saat ditemui di lokasi.

Dalam kejadian tersebut, sang ibu mengalami luka bakar pada bagian tangan kanan dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, sang ayah saat kejadian sedang berada di luar rumah. Ia baru tiba ketika api sudah membesar.

Mengetahui kedua anaknya masih berada di dalam bangunan, sang ayah sempat berupaya masuk untuk menyelamatkan mereka.

Namun, warga yang berada di lokasi langsung mencegah karena kondisi bangunan sudah dilalap api dan sangat membahayakan.

“Ayahnya masih di luar waktu itu. Begitu datang, dia ingin menyelamatkan anak, tetapi api sudah membesar dan tidak memungkinkan lagi. Warga kemudian menahannya,” kata Dawid.

Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap kebakaran tersebut. Setelah api berhasil dikendalikan, dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Selain menelan dua korban jiwa, kebakaran tersebut juga berdampak terhadap sedikitnya empat bangunan, termasuk dua barak. Salah satu barak diketahui ditempati keluarga korban.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Pihak Kelurahan Palangka juga masih melakukan pendataan terhadap bangunan dan kepala keluarga yang terdampak musibah kebakaran. (rdo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *