Katingan

Pelajar Katingan Diminta Jauhi Bahaya Narkoba

66
×

Pelajar Katingan Diminta Jauhi Bahaya Narkoba

Sebarkan artikel ini
HIMBAUAN : Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si mengajak para pelajar untuk memperkuat benteng diri dari ancaman penyalahgunaan narkoba sejak dini, baru-baru ini. FOTO: DISKOMINFOSTANDI KATINGAN

KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd., M.Si., mengajak para pelajar memperkuat benteng diri dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Upaya tersebut dinilai penting untuk melindungi masa depan generasi muda di Kabupaten Katingan.
Pesan itu disampaikan Saiful saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 SMA Negeri 2 Kasongan yang dirangkaikan dengan pembukaan Bazar Nusantara di SMA Negeri 2 Kasongan, baru-baru ini.
Bupati menegaskan, penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda.
Menurutnya, pelajar merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan pergaulan sehingga membutuhkan perhatian, pendampingan, serta pembinaan dari seluruh elemen masyarakat.
“Pelajar hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang. Di tangan merekalah harapan pembangunan Kabupaten Katingan dan bangsa ini berada. Karena itu, jangan sampai mereka terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang hanya akan merusak masa depan,” ujar Saiful.
Ia mengatakan, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar agar para pelajar memperoleh pengawasan serta edukasi secara berkelanjutan.
“Guru memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pembimbing yang mampu menanamkan nilai-nilai kehidupan dan membangun karakter. Selain itu, guru juga berperan mengarahkan siswa agar mampu mengambil keputusan yang benar ketika menghadapi berbagai bentuk pengaruh negatif,” tuturnya.
juga menyinggung sejumlah kasus penyalahgunaan narkoba yang belakangan terjadi di Kabupaten Katingan. Ia berharap, peristiwa tersebut menjadi pelajaran bersama bahwa ancaman narkoba dapat menyasar siapa saja, termasuk generasi muda yang sedang menempuh pendidikan.
“Kita tentu tidak ingin anak-anak kita menjadi korban. Karena itu, saya mengajak seluruh pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan menjauhi lingkungan maupun pergaulan yang dapat membawa kepada penyalahgunaan barang terlarang tersebut,” tegasnya.
Saiful mengingatkan, pelaku peredaran narkoba kerap menjadikan kalangan remaja sebagai sasaran karena dinilai mudah dipengaruhi. Oleh sebab itu, ia meminta para pelajar lebih selektif dalam memilih teman bergaul dan tidak mudah tergoda oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
“Menjauhkan diri dari orang-orang yang terlibat narkoba merupakan salah satu langkah terbaik untuk melindungi diri. Jangan pernah mencoba, karena sekali terjerumus, dampaknya akan sangat besar bagi masa depan,” katanya. (ndi/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *