PeristiwaUtama

‎Kebakaran di Mendawai, Dua Orang Tewas Terbakar

625
×

‎Kebakaran di Mendawai, Dua Orang Tewas Terbakar

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI JENAZAH: Petugas dari Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan kota palangka raya saat berlari menuju Ambulan untuk evakuasi jenazah balita yang disebabkan kebakaran di jalan mendawai I komplek Pasar Kahayan, Senin (11/8).

‎PALANGKA RAYA – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus barak di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Selasa (11/8) siang.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua anak bawah lima tahun (balita) yang merupakan kakak beradik meninggal dunia.
‎
‎Lurah Palangka, Dawid membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Korban adalah dua orang anak berusia 2 dan 4 tahun.

“Betul ada dua korban meninggal dunia, usianya 2 dan 4 tahun,” ujar Dawid saat ditemui di lokasi kejadian.
‎
‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitar lokasi karena sebagian material bangunan didominasi kayu.
‎
‎Dawid menjelaskan, saat kebakaran terjadi, kedua korban berada di dalam barak bersama ibu dan seorang adik bayi mereka. Ketika melihat api semakin membesar, sang ibu berupaya menyelamatkan bayi yang masih disusuinya dengan membawa keluar dari bangunan.
‎
‎“Waktu kebakaran itu mereka berempat, ibu yang lagi menyusui satu orang anak langsung lari keluar dan menitipkan anaknya, kemudian kembali untuk dua anak lagi. Namun, api membesar,” jelasnya.
‎
‎Dalam kejadian tersebut, sang ibu juga mengalami luka bakar pada bagian tangan sebalah kanan dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara bayi yang berhasil diselamatkan untuk sementara dititipkan kepada tetangga di sekitar lokasi.
‎
‎Ayah korban yang saat kejadian sedang berada di luar rumah tiba ketika api sudah membesar.

Ia sempat berupaya masuk untuk menyelamatkan anak-anaknya, namun upaya tersebut dicegah warga karena kondisi bangunan yang sudah dilalap api.
‎
‎“Ayahnya masih di luar waktu itu. Begitu datang, dia ingin menyelamatkan anak, tetapi api sudah membesar dan tidak memungkinkan lagi. Warga kemudian menahannya,” kata Dawid.
‎
‎Hingga kini, pihak Kelurahan Palangka masih melakukan pendataan terhadap bangunan dan kepala keluarga yang terdampak.

Data sementara, kebakaran menghanguskan empat bangunan termasuk dua barak yang salah satunya ditempati keluarga korban.
‎
‎“Yang pasti kita data dulu. Informasi yang saya terima ada empat bangunan, kemudian ada rumah di sisi kiri dan kanan,” pungkasnya.
‎
‎Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi lengkap serta penyebab pasti kebakaran yang menelan dua korban jiwa tersebut.(sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *