Isen MulangPalangka Raya

Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Statistik

44
×

Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Statistik

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA : Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini (3 dari kiri) foto bersama saat pencanangan Kelurahan Cinta Statistik sekaligus Ekspose Statistik Sektoral di tiga kelurahan, beberapa waktu lalu. FOTO MEDIA CENTER UNTUK RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Penguatan pengelolaan data hingga tingkat kelurahan terus didorong Pemerintah Kota Palangka Raya. Langkah tersebut ditandai dengan pencanangan Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) sekaligus Ekspose Statistik Sektoral di tiga kelurahan, yakni Pahandut, Panarung, dan Kelurahan Tanjung Pinang.

Kegiatan yang digelar di Aula Peteng Karuhei 2 Kantor Wali Kota Palangka Raya itu, turut dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, kepala BPS Kota Palangka Raya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, forkopimda, serta para camat dan lurah se-Kota Palangka Raya.

Dalam sambutannya, Achmad Zaini mengapresiasi pencanangan Kelurahan Cantik tersebut. Menurutnya, program Kelurahan Cinta Statistik merupakan upaya mempercepat penguatan statistik sektoral secara nasional yang dilaksanakan mulai tingkat pemerintahan terkecil.

“Kelurahan Cinta Statistik merupakan program percepatan penguatan statistik sektoral secara nasional yang dilaksanakan pada tingkat pemerintahan terkecil. Program ini juga merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia,” ujarnya.

Zaini mengatakan, Pemko Palangka Raya telah menunjukkan komitmen mendukung penguatan statistik sektoral melalui penerbitan Peraturan Wali Kota Palangka Raya Nomor 31 Tahun 2021.

Peraturan tersebut menjadi landasan menjamin ketersediaan data akurat dan dapat dipertanggungjawabkan bagi pemangku kepentingan. Data tersebut juga menjadi pijakan penyusunan perencanaan serta penetapan kebijakan publik.

Menurut dia, keberadaan regulasi itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah memenuhi kebutuhan data statistik, terutama statistik sektoral yang diperlukan untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Melalui program kelurahan cantik, Zaini berharap aparatur kelurahan semakin cakap mengelola data. Dengan demikian, informasi yang disajikan lebih akurat dan menjadi dasar menentukan arah pembangunan daerah.

“Diharapkan melalui program ini lahir aparat kelurahan yang cakap data, sehingga mampu menyajikan informasi yang akurat demi pembangunan daerah yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *