Barito Timur

DPK Dukung Program 1.000 Tenaga Kerja Terlatih

57
×

DPK Dukung Program 1.000 Tenaga Kerja Terlatih

Sebarkan artikel ini
KELILING : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur terus memperluas peran perpustakaan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan keliling. Termasuk kunjungan ke rumah tahanan. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

TAMIANG LAYANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur terus memperluas peran perpustakaan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat. Melalui layanan Perpustakaan Keliling, DPK turut berkontribusi mendukung salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur periode 2025–2030, yakni mencetak 1.000 tenaga kerja terlatih, dengan memberikan akses bahan bacaan ilmu terapan (vokasional) kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara Kelas IIb Tamiang Layang, Kamis (30/7/2026) lalu.

Kegiatan tersebut merupakan kunjungan rutin perpustakaan keliling yang tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca, tapi juga membekali para WBP dengan pengetahuan praktis yang dapat menjadi modal keterampilan ketika kembali ke masyarakat.

Plt Kepala DPK Bartim Ari Panan P Lelu mengatakan, perpustakaan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, termasuk bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.

“Melalui kunjungan rutin perpustakaan keliling ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIb Tamiang Layang, kami ingin menumbuhkan sekaligus melestarikan budaya membaca di kalangan warga binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi DPK dan rutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, koleksi buku yang dibawa perpustakaan keliling didominasi buku-buku ilmu terapan yang relevan dengan pembinaan dalam rutan. Materi bacaan tersebut mencakup berbagai bidang keterampilan, seperti pertanian, perikanan, perbengkelan, hingga pengolahan kuliner.

Menurut Ari, pengetahuan yang diperoleh dari bahan bacaan tersebut diharapkan mampu melengkapi praktik keterampilan yang selama ini dijalankan para WBP di lingkungan rutan, sehingga proses pembinaan menjadi lebih optimal dan berorientasi pada kemandirian.

“Harapan kami, ketika masa pembinaan selesai, para warga binaan sudah memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan teknis yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, membuka peluang usaha, maupun memasuki dunia kerja,” tambahnya.

DPK Bartim juga menyerahkan “buah tangan” kepada salah satu perwakilan WBP sebagai simbol kepedulian dan upaya mempererat tali silaturahmi antara DPK dengan keluarga besar Rumah Tahanan Negara Kelas IIb Tamiang Layang. (cak/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *