PALANGKA RAYA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Sebanyak 31 ton bahan semai berupa garam (NaCl) telah disiapkan untuk mendukung pembentukan awan hujan guna membantu mengurangi potensi meluasnya kebakaran.
Selain menambah armada pesawat, BNPB juga memperluas pangkalan operasi dengan menempatkan tambahan pesawat di Pangkalan Bun.
Operasi ini dapat dilaksanakan hingga malam hari apabila BMKG mendeteksi adanya potensi pertumbuhan awan yang layak disemai. Pada tahap pertama yang berlangsung 16–30 Juni 2026, operasi modifikasi cuaca telah mencatat 31 sorti penerbangan dengan total durasi terbang 63 jam 18 menit menggunakan 31.000 kilogram (31 ton) bahan semai NaCl.
BNPB berharap langkah ini dapat meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak, sehingga membantu mempercepat pemadaman titik api, mendinginkan lahan gambut, dan menekan risiko meluasnya karhutla di Kalimantan Tengah.
Sumber: BNPB Indonesia.












