DPRD Kalimantan Tengah

‎Maryani Dorong APBD Berpihak pada Masyarakat Desa

45
×

‎Maryani Dorong APBD Berpihak pada Masyarakat Desa

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran. ‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong penyusunan APBD 2027  lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar yang langsung dirasakan masyarakat wilayah pedalaman. Kebutuhan dasar seperti jalan, jembatan, Kesehatan,penerangan hingga rumah layak huni di pedesaan sangat mendesak.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran mengatakan penyusunan kebijakan pembangunan seharusnya berangkat dari kondisi nyata yang dihadapi masyarakat. “Lebih baik kita memprioritaskan hal-hal yang memang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Contohnya pembangunan jembatan untuk anak-anak yang pergi ke sekolah. Masih ada anak-anak yang bahkan tidak memakai sepatu dan harus menyeberang sungai tanpa adanya jembatan,” ujarnya, Rabu (29/7).

‎Menurutnya, persoalan akses dasar masih menjadi hambatan bagi masyarakat di sejumlah daerah. Infrastruktur yang belum memadai tidak hanya menyulitkan mobilitas warga, tetapi juga berdampak terhadap akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas perekonomian desa.

‎

‎Maryani menegaskan setiap rupiah anggaran harus diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar mendesak. “Kalau saya punya kebijakan, jangankan jembatan, jalan pun akan saya bangun. Kenapa begitu? Karena kita harus berbicara dengan hati. Ketika menentukan anggaran, kita harus memikirkan terlebih dahulu apa yang benar-benar menjadi prioritas di Kalimantan Tengah,” tegasnya.

‎Ia menuturkan pandangan itu bukan sekadar berdasarkan laporan, melainkan hasil pengamatan langsung saat melaksanakan kunjungan kerja ke berbagai wilayah. “Seperti kemarin, ketika kami turun dan berkunjung ke desa-desa, di situlah kami bercermin. Apa yang saya sampaikan ini berdasarkan fakta, bukan berbicara tanpa dasar. Saya sering turun langsung ke pelosok-pelosok desa di Kalimantan Tengah,” kata Maryani.

‎

‎Maryani berharap pemerintah daerah menjadikan hasil kunjungan lapangan dan aspirasi masyarakat sebagai pijakan dalam menentukan prioritas pembangunan. “Saya akan terus mengawal kebijakan anggaran agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan warga, terutama mereka yang tinggal di kawasan terpencil dan selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar,” pungkasnya.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *