PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Hatir Sata Tarigan (HST) menyampaikan keprihatinannya atas kasus seorang anak usia sekolah dasar (SD) yang harus menjalani rehabilitasi akibat penyalahgunaan narkotika di Isen Mulang Akademi RSJ Kalawa Atei Palangka Raya.
Menurut Hatir, kasus tersebut menjadi alarm serius bahwa peredaran narkoba sudah menyasar berbagai kalangan, termasuk anak-anak. “Kami sangat prihatin. Masih anak sekolah dasar sudah terkena narkoba. Ini menunjukkan kondisi yang darurat sehingga pengawasan harus benar-benar diperketat,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Ia menilai peran keluarga menjadi faktor utama dalam mencegah anak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku anak dan lebih intens melakukan pengawasan.
“Orang tua harus melihat gerak-gerik anaknya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Semua pihak harus ikut mengawasi,” katanya.
Hatir juga mengajak masyarakat berperan aktif memerangi peredaran narkoba dengan melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada aparat penegak hukum.
“Kita harus bersama-sama menolak narkoba. Kalau melihat ada aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar, segera laporkan kepada aparat,” demikian Hatir. (ifa)












