NANGA BULIK – Jajaran Pemerintah Kabupaten Lamandau serta pelaku usaha dan warga mengikuti kegiatan Arungi Sungai Naik Lanting yang merupakan tradisi Maonjuan Sorah. Event itu merupakan simbol tradisi warga Delang, Kabupaten Lamandau.
Kegiatan yang didukung dunia usaha setempat itu berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Hadir pula kepala perangkat daerah Pemkab Lamandau, Camat Delang beserta forkopimcam, lurah, kepala desa, BPD Riam Panahan, serta tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Tradisi tersebut sudah turun-temurun menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen sekaligus upaya menjaga warisan budaya leluhur.
Pemandangan unik mewarnai prosesi adat tersebut. Warga beramai-ramai menyusuri sungai menggunakan lanting atau rakit sambil membawa hasil bumi, mulai dari aneka buah lokal hingga hewan ternak seperti babi, ayam, dan kambing sebagai bagian dari persembahan adat.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan itu. Menurutnya, Maonjuan Sorah bukan sekadar tradisi seremonial, tapi mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan yang masih hidup di tengah masyarakat Delang.
“Tradisi Maonjuan Sorah ini bukan sekadar seremonial penyerahan hasil bumi. Ini adalah wujud nyata rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, sekaligus mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan keharmonisan masyarakat yang sangat kuat,” katanya.
Ia mengapresiasi masyarakat Delang yang terus menjaga tradisi tersebut agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dari desa-desa di Kecamatan Delang menunjukkan budaya lokal masih menjadi perekat persatuan.
Rizky berharap nilai-nilai budaya itu terus diwariskan kepada generasi muda. Selain menjaga identitas daerah, tradisi seperti Maonjuan Sorah dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Saya berharap agar nilai-nilai budaya ini terus diwariskan kepada generasi muda, karena identitas daerah yang kuat dapat dikembangkan menjadi potensi besar penopang sektor pariwisata serta peningkatan perekonomian masyarakat Lamandau,” ujarnya. (han)












