Kotawaringin Barat

Dinsos Bantu Kebutuhan Sekolah Anak Terlantar

53
×

Dinsos Bantu Kebutuhan Sekolah Anak Terlantar

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN : Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Barat menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada penerima manfaat, Selasa (14/7/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

PANGKALAN BUN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Bidang Rehabilitasi Sosial menyalurkan bantuan sosial bagi anak terlantar yang menempuh pendidikan di bangku sekolah. Melalui penyaluran bantuan tersebut, pemerintah daerah berupaya memenuhi hak pelayanan dasar bidang sosial sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak dari kelompok rentan.

Pelaksa Tugas Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kobar Lukman Fandinata menyampaikan, sebelum penyerahan bantuan, pihaknya asesmen secara langsung setiap penerima manfaat. Hal itu dilakukan guna mengidentifikasi kebutuhan yang paling mendesak. Bantuan akhirnya disesuaikan kebutuhan masing-masing anak, yakni perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, tas, hingga alat tulis.

“Bantuan telah disalurkan kepada tujuh anak terlantar yang bersekolah di jenjang SD dan SMP dari Kecamatan Arut Selatan, Kumai, Pangkalan Lada, dan Pangkalan Banteng. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas belajar mereka secara optimal,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Lukman menjelaskan, pelaksanaan penyaluran bansos tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2018 tentang standar pelayanan minimal (SPM) bidang sosial.

Dengan ini pemerintah daerah berkewajiban memberikan pelayanan dasar bidang sosial, khususnya bagi anak terlantar yang masih menempuh pendidikan.

“Negara harus hadir untuk memastikan hak-hak mereka tetap terpenuhi. Oleh karenanya, pemerintah daerah memberikan perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan,” tegasnya.

Lukman menambahkan, bantuan tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi langkah preventif agar anak-anak terlantar tetap melanjutkan pendidikan tanpa terkendala keterbatasan ekonomi. Pihaknya berharap, seluruh penerima manfaat semakin giat belajar dengan nyaman dan percaya diri. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *