DPRD Gunung Mas

Jangan Lengah dan Stop Bakar Lahan Sembarangan

63
×

Jangan Lengah dan Stop Bakar Lahan Sembarangan

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Gunung Mas Esriadi. foto: ist

KUALA KURUN – Perubahan cuaca yang tidak menentu mulai dirasakan masyarakat Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Di tengah musim kemarau, hujan lebat disertai angin kencang dan petir masih kerap terjadi. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu berbagai bencana apabila masyarakat lengah.

Melihat situasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Gunung Mas Esriadi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Cuaca sekarang sulit diprediksi. Meski mulai memasuki musim kemarau, hujan deras disertai angin kencang dan petir masih sering terjadi. Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” kata Esriadi, Jumat (10/7/2026) lalu.

Politikus Perindo itu mengingatkan warga menjaga kebersihan lingkungan, terutama memastikan drainase tidak tersumbat oleh sampah agar aliran air tetap lancar dan tidak memicu genangan saat hujan.

Selain itu, masyarakat diminta memangkas ranting maupun pohon yang sudah tua atau rapuh di sekitar permukiman guna mengantisipasi risiko pohon tumbang ketika diterpa angin kencang.

“Jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke saluran air. Pohon yang sudah tua atau ranting yang kering sebaiknya segera dipangkas agar tidak membahayakan warga ketika cuaca buruk,” tegasnya.

Esriadi mengingatkan masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut berisiko memicu kebakaran yang lebih luas, terutama saat musim kemarau.

Menurut legislator dari daerah pemilihan (dapil) II itu, menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam mencegah bencana sekaligus mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit yang kerap meningkat saat perubahan musim.

Dia minta Pemkab Gumas melalui instansi terkait terus mengajak masyarakat aktif menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan aman.

Esriadi juga mengimbau masyarakat yang sedang bepergian agar tidak berteduh di bawah pohon besar maupun papan reklame saat hujan deras disertai angin kencang karena berpotensi roboh dan membahayakan keselamatan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan mengambil risiko dengan berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan dan angin kencang. Lebih baik mencari tempat yang benar-benar aman,” pungkasnya. (nya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *