DPRD Kalimantan Tengah

‎Harga Sawit Menguat, Ekonomi Petani Membaik

54
×

‎Harga Sawit Menguat, Ekonomi Petani Membaik

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG ‎

‎PALANGKA RAYA – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit  di Kalteng mulai membaik. Kenaikan harga komoditas andalan Kalteng ini menjadi angin segar bagi para petani sawit untuk menggerakkan perekonomian masyarakat yang sempat terpuruk.

Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw mengatakan kenaikan harga TBS merupakan kabar baik, terutama bagi petani sawit lokal maupun petani mandiri.

“Kenaikan harga TBS kelapa sawit tentu merupakan kabar yang sangat baik, khususnya bagi petani lokal dan petani sawit mandiri. Kami di DPRD Kalteng ikut senang melihat masyarakat memperoleh manfaat dari kenaikan harga tersebut. Harapan kami ke depan harga sawit dapat tetap stabil sehingga memberikan kepastian bagi para petani,” ujarnya, Kamis (9/7).

‎Berdasarkan penetapan Pemerintah Provinsi Kalteng, harga TBS memang menunjukkan tren meningkat sejak awal Juni 2026. Kenaikan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi daerah-daerah sentra sawit seperti Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, Lamandau, hingga Sukamara yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan.

‎Hero menilai harga sawit yang membaik tidak hanya berdampak pada meningkatnya pendapatan petani, tetapi juga memberi ruang bagi mereka untuk menjaga produktivitas kebun. Kenaikan harga sawit setidaknya dapat membantu petani menutup biaya pengelolaan kebun, mulai dari pemeliharaan tanaman, pembelian pupuk, pembayaran tenaga kerja, hingga kebutuhan operasional lainnya.

‎Menurutnya, kondisi tersebut menjadi penting mengingat situasi ekonomi global masih bergerak dinamis dan sulit diprediksi. Pendapatan yang lebih baik dari sektor sawit diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah tetap berjalan.

‎

‎Komisi II DPRD Kalteng berharap tren positif harga TBS dapat terus dipertahankan melalui kebijakan yang berpihak kepada petani dan tata niaga yang sehat. “Stabilitas harga akan memberikan kepastian usaha bagi petani sehingga mereka semakin bersemangat mengelola kebun, sekaligus memperkuat sektor perkebunan sawit yang jadi salah satu penopang utama perekonomian Kalteng,” tutup Hero.(sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *