PALANGKA RAYA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Hatir Sata Tarigan menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan penyedia bahan bakar minyak (BBM). Koordinasi itu penting dilakukan guna memastikan pasokan energi tetap aman bagi masyarakat.
Menurut Hatir, kelancaran distribusi BBM memiliki peran strategis dalam menjaga roda perekonomian, mendukung pelayanan publik, serta memenuhi kebutuhan mobilitas warga. Karena itu, potensi gangguan distribusi harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan kelangkaan maupun antrean panjang di SPBU.
“Ketersediaan dan distribusi BBM harus menjadi prioritas. Masyarakat tidak boleh dibebani dengan kesulitan memperoleh bahan bakar karena akan berdampak pada aktivitas ekonomi maupun kebutuhan sehari-hari,” kata Hatir, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah perlu terus menjalin komunikasi intensif dengan instansi terkait dan perusahaan penyedia BBM. Langkah tersebut penting agar setiap kendala distribusi dapat segera ditangani, terutama ketika terjadi lonjakan permintaan atau hambatan pasokan di lapangan.
“Koordinasi yang baik sangat diperlukan agar setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi. Jangan sampai masyarakat menjadi pihak yang dirugikan akibat keterlambatan distribusi BBM,” ujarnya.
Di sisi lain, Hatir juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijaksana dengan membeli sesuai kebutuhan. Menurutnya, perilaku membeli secara berlebihan hanya akan memicu kepanikan dan berpotensi mengganggu stabilitas pasokan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, penyedia BBM, dan masyarakat terus terjaga sehingga distribusi berjalan lancar, stok tetap tersedia, serta aktivitas ekonomi maupun pelayanan publik di Kota Palangka Raya tidak mengalami hambatan.
“Dengan distribusi yang lancar dan stok yang terjaga, kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi sehingga aktivitas ekonomi dan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik,” tutupnya. (ifa)












