KUALA KAPUAS – Pemkab Kapuas melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) terus bergerak masif dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.
Terbaru, DP3APPKB menggelar kegiatan Pendampingan Verifikasi dan Validasi Data Keluarga Berisiko Stunting (KRS) serta Pelaporan Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) di Kecamatan Timpah.
Kegiatan strategis ini ditujukan langsung bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang menjadi ujung tombak penanganan stunting di tingkat lini lapangan.
Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Keluarga (KBKK) DP3APPKB Kapuas, Harmi Sumilih, didampingi jajaran staf, tim Bidang Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan Penggerakan (Dalduk), serta Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Harmi Sumilih menekankan pentingnya keakuratan data sebagai fondasi utama intervensi stunting. Verifikasi dan validasi data KRS ini dilakukan agar bantuan dan pendampingan yang diberikan pemerintah tepat sasaran.
Selain itu, optimalisasi aplikasi Elsimil juga menjadi fokus utama guna memastikan pelaporan perkembangan ibu hamil, calon pengantin, dan balita dapat terpantau secara real-time dan akurat.
Langkah taktis DP3APPKB ini mendapat respons positif dan dukungan penuh dari otoritas wilayah setempat. Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Timpah turut hadir langsung dalam kegiatan ini sebagai wujud komitmen dan sinergi Pemerintah Kecamatan terhadap program nasional percepatan penurunan stunting, khususnya di wilayah Kabupaten Kapuas.
Melalui penguatan kapasitas TPK dan pembenahan data berbasis digital ini, diharapkan angka kasus stunting di Kecamatan Timpah dan Kabupaten Kapuas pada umumnya dapat ditekan secara signifikan demi mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.(Alx)












