DPRD Kalimantan Tengah

‎Perang Melawan Narkoba Jadi Gerakan Bersama

53
×

‎Perang Melawan Narkoba Jadi Gerakan Bersama

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah. ‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG ‎ ‎

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Siti Nafsiah, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga personel Polres Katingan saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.

Menurutnya, pengorbanan para anggota Polri tersebut menjadi pengingat bahwa peredaran narkotika di Kalteng sudah berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan.

‎”Kepergian mereka merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga masyarakat Katingan dan Kalteng pada umumnya. Terlebih lagi bagi keluarganya,” ujar legislator dari Daerah Pemilihan I yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas.

‎Nafsiah menilai, gugurnya aparat saat menjalankan tugas menunjukkan perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN). Seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga dunia pendidikan harus mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan peredaran narkotika.

‎”Narkoba di Kalteng, khususnya di Katingan, sudah menjadi ancaman yang sangat besar. Penanganannya tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian atau BNN, tetapi harus menjadi tanggung jawab seluruh elemen,” tegasnya.

‎Menurut Nafsiah, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkoba. Selain penindakan hukum, langkah pencegahan melalui edukasi dan kepedulian masyarakat juga harus terus diperkuat agar penyalahgunaan narkotika dapat ditekan sejak dini.

‎Ia berharap pengorbanan tiga personel Polri yang gugur menjadi momentum bagi semua pihak untuk semakin serius memerangi narkoba. Dengan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, ia optimistis upaya pemberantasan narkotika di Kalteng akan berjalan lebih efektif.

‎

‎”Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindungi masyarakat dan generasi muda dari ancaman narkoba. Jika seluruh elemen bersatu, saya yakin ruang gerak para pelaku akan semakin sempit,” pungkas Nafsiah.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *