Utama

Jenazah Aiptu Sumariyanto Tiba, Duka Selimuti RS Bhayangkara

111
×

Jenazah Aiptu Sumariyanto Tiba, Duka Selimuti RS Bhayangkara

Sebarkan artikel ini
Jenazah Aiptu Sumariyanto Tiba, Duka Selimuti RS Bhayangkara.

Rajin, Rendah Hati, dan Berdedikasi Hingga Akhir Hayat

PALANGKA RAYA – Pencarian panjang selama empat hari terhadap Aiptu Sumariyanto berakhir duka. Jenazah anggota Satresnarkoba Polres Katingan itu tiba di RS Bhayangkara Palangka Raya, Minggu (5/7/2026) pukul 13.48 WIB, untuk menjalani proses autopsi setelah sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kawasan Rantau Asem, Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan.

Suasana haru langsung menyelimuti keluarga yang menanti di lobi RS Bhayangkara saat ambulans yang membawa jenazah memasuki area rumah sakit. Sejumlah anggota keluarga yang telah menunggu sejak siang tak kuasa membendung air mata. Tangis hening terlihat saat petugas menurunkan jenazah dari ambulans menuju ruang forensik.

Prosesi evakuasi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Sejumlah personel memberikan penghormatan terakhir kepada rekan mereka yang gugur saat menjalankan tugas. Rekan-rekan almarhum tampak berdiri dengan wajah penuh duka mengiringi proses masuknya jenazah ke ruang autopsi.

Sebelumnya, tim gabungan menemukan Aiptu Sumariyanto dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi di kawasan Rantau Asem, DAS Katingan. Lokasi tersebut berjarak sekitar 60 kilometer melalui jalur darat dari titik ditemukannya Bripda Nopandri di Desa Tumbang Lahang, atau sekitar 15–20 kilometer jika ditempuh melalui jalur sungai.

Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan, jasad Aiptu Sumariyanto ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran intensif melalui jalur sungai dan daratan selama empat hari berturut-turut.

“Pagi ini Aiptu Sumariyanto telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di DAS Katingan, di Rantau Asem. Jenazah diberangkatkan ke RS Bhayangkara pukul 10.00 WIB,” ucap Dodik.

Di RS Bhayangkara, rasa kehilangan juga disampaikan rekan kerja almarhum. AKP Miftah Khoiri mengatakan seluruh personel Direktorat Tindak Pidana Tertentu (DTT) Polda Kalteng berduka atas kepergian Aiptu Sumariyanto yang gugur saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkoba.

Sosok Aiptu Sumariyanto dikenal rekan kerja sebagai orang yang baik dan tekun selama melaksanakan tugas-tugas kepolisian, dan mudah bergaul baik dengan rekan kerja maupun masyarakat.

“Beliau adalah sosok yang baik, rajin dalam melaksanakan tugas, tidak pernah memiliki masalah selama berdinas, dan mudah bergaul dengan masyarakat maupun rekan kerja. Kami berharap almarhum diterima di sisi Allah SWT. Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi kami semua,” ucap Miftah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *