Utama

Pencarian Anggota Berakhir di Hari ke Empat, Aiptu Sumariyanto Ditemukan Gugur

680
×

Pencarian Anggota Berakhir di Hari ke Empat, Aiptu Sumariyanto Ditemukan Gugur

Sebarkan artikel ini
Pencarian Anggota Berakhir di Hari ke Empat, Aiptu Sumariyanto Ditemukan Gugur

PALANGKA RAYA – Operasi pencarian terhadap anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aiptu Sumariyanto, akhirnya membuahkan hasil. Memasuki hari keempat penyisiran, Minggu (5/7/2026) pagi, tim gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Rantau Asem, Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian terhadap seluruh personel yang hilang dalam insiden saat operasi penindakan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Kabar duka itu dibenarkan Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono. Ia menyampaikan, jasad Aiptu Sumariyanto ditemukan pada Minggu pagi setelah tim gabungan melakukan penyisiran secara intensif melalui jalur sungai maupun daratan selama empat hari berturut-turut.

“Pagi ini Aiptu Sumariyanto telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di DAS Katingan, di Rantau Asem,” ucap Kapolres saat dihubungi Radar Kalteng.

Proses pencarian melibatkan kekuatan besar dari berbagai unsur. Personel Polda Kalteng, Ditpolairud, Satpolairud Polres Katingan, Brimob, Samapta, Basarnas, BPBD Kabupaten Katingan hingga masyarakat setempat bergabung dalam operasi kemanusiaan tersebut. Seluruh potensi dikerahkan untuk mempercepat pencarian korban.

Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet menyusuri aliran Sungai Katingan. Pada saat yang sama, personel gabungan juga memperluas pencarian melalui jalur darat hingga ke arah Desa Rantau Asem. Setiap titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terus diperiksa secara menyeluruh.

Kapolres menjelaskan, pencarian tidak hanya difokuskan di badan sungai, tetapi juga menyisir kawasan daratan, semak belukar, serta tepian sungai yang dicurigai menjadi lokasi korban. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah jasad Aiptu Sumariyanto ditemukan pada Minggu pagi.

Sebelumnya, pada hari ketiga pencarian, Sabtu (4/7/2026), tim gabungan lebih dahulu menemukan Bripda Nopandri Ramadhana dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Desa Tumbang Lahang. Korban ditemukan sekitar 37 kilometer dari lokasi kejadian setelah tersangkut di ranting kayu di tepi DAS Katingan.

Jenazah Bripda Nopandri kemudian dievakuasi menuju RS Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penemuan tersebut menjadi titik terang dalam operasi pencarian yang sejak awal menghadapi medan berat dan arus sungai yang cukup deras.

Dengan ditemukannya Aiptu Sumariyanto, operasi pencarian resmi berakhir. Seluruh personel yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut kini telah ditemukan. Tim gabungan yang selama empat hari bekerja tanpa henti akhirnya dapat menuntaskan misi kemanusiaan itu.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Polri, khususnya jajaran Polres Katingan dan Polda Kalteng. Dedikasi para personel yang terlibat dalam operasi pencarian menjadi bukti kuatnya solidaritas antarsesama aparat dalam menghadapi salah satu tragedi paling kelam yang terjadi di Kalimantan Tengah tahun ini.

Sementara itu, Kapolres juga meminta seluruh pihak agar dapat memberikan kesempatan kepada penyidik dan tim di lapangan untuk bekerja secara maksimal. Menurutnya, proses pengungkapan kasus masih berlangsung sehingga informasi yang disampaikan kepada publik akan dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan penyidikan. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *