PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Rana Muthia Oktari mengingatkan tentang pentingnya pembangunan kota yang dilakukan secara seimbang agar mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat seiring pesatnya perkembangan wilayah.
Menurut Rana, pertumbuhan Kota Palangka Raya harus dibarengi dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Ia menilai pembangunan kawasan baru tidak boleh lebih cepat dibandingkan penyediaan fasilitas pendukung yang dibutuhkan warga.
“Pertumbuhan kota harus diikuti dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Jangan sampai perkembangan kawasan lebih cepat dibandingkan ketersediaan fasilitas pendukungnya,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah kebutuhan dasar seperti jalan, drainase, penerangan jalan umum, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik harus menjadi prioritas dalam setiap perencanaan pembangunan daerah.
Selain itu, Rana juga mengingatkan agar pemerintah mengantisipasi bertambahnya jumlah penduduk serta munculnya kawasan permukiman baru melalui perencanaan yang matang. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya berbagai persoalan perkotaan di masa mendatang.
“Selain itu, pertumbuhan jumlah penduduk dan kawasan permukiman baru juga harus diantisipasi dengan perencanaan yang matang agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” katanya.
Rana menambahkan, pembangunan yang seimbang akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Dengan perencanaan yang baik, pembangunan kota dapat berjalan lebih terarah dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami juga berharap Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat pembangunan sarana dan prasarana di berbagai wilayah sehingga perkembangan kota dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (ifa)












