DPRD Gunung Mas

Batasi Penggunaan Gadget pada Anak

44
×

Batasi Penggunaan Gadget pada Anak

Sebarkan artikel ini
FOTO : Anggota DPRD Gunung Mas Sahriah.

Harapan Dewan kepada Para Orang Tua di Gumas

KUALA KURUN – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, penggunaan gawai (gadget) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Termasuk pada anak-anak. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, penggunaan gadget secara berlebihan dinilai dapat berdampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.

Karena itu, anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Sahriah mengimbau para orang tua agar lebih bijak dalam mengawasi sekaligus membatasi penggunaan gadget oleh anak-anak.

Menurut dia, membatasi penggunaan gadget memang bukan perkara mudah. Apalagi saat ini hampir seluruh aktivitas sehari-hari tidak lepas dari perangkat digital itu. Meski demikian, pengawasan dari orang tua tetap menjadi kunci agar anak tidak mengalami ketergantungan terhadap gadget maupun terpapar pengaruh negatif dari dunia maya.

“Memang tidak mudah membatasi penggunaan gadget pada anak, apalagi di era digital seperti sekarang. Namun, orang tua harus tetap memberikan pengawasan agar anak tidak kecanduan dan terhindar dari pengaruh pergaulan yang kurang baik,” kata Sahriah, Jumat (26/6/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan, kecanduan gadget dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental anak. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain anak menjadi gelisah ketika tidak memegang gadget, sulit berkonsentrasi, mengalami gangguan tidur, hingga muncul masalah kesehatan seperti kelelahan mata.

Selain itu, penggunaan gadget tanpa kontrol juga berpotensi mengurangi interaksi sosial anak dengan lingkungan sekitar serta memengaruhi perkembangan emosionalnya.

“Orang tua harus memberikan pengawasan yang cukup. Anak juga perlu diberi pemahaman tentang dampak positif maupun negatif penggunaan gadget agar mereka dapat menggunakannya secara bijak,” ujarnya.

Sahriah menambahkan, saat ini tersedia berbagai aplikasi yang dapat membantu orang tua mengawasi aktivitas digital anak. Salah satunya adalah Google Family Link, aplikasi yang memungkinkan orang tua memantau penggunaan perangkat anak secara langsung.

Melalui aplikasi tersebut, katanya, orang tua dapat menautkan akun Google miliknya dengan perangkat anak untuk memantau aktivitas, mengatur durasi penggunaan layar, membatasi akses terhadap aplikasi tertentu, hingga mengetahui lokasi perangkat apabila diperlukan.

“Fasilitas ini bisa dimanfaatkan orang tua untuk mendampingi anak dalam menggunakan gadget secara sehat dan aman. Yang terpenting bukan melarang, tetapi mengarahkan agar teknologi dimanfaatkan secara positif,” ungkap legislator dari daerah pemilihan (dapil) II Kabupaten Gunung Mas tersebut. (nya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *