PeristiwaUtama

Panik, Kasur Tiba-tiba Terbakar, Rumah Warga Nyaris Berkobar

658
×

Panik, Kasur Tiba-tiba Terbakar, Rumah Warga Nyaris Berkobar

Sebarkan artikel ini
TERBAKAR : Kondisi kasur yang hangus terbakar pasca kejadian. FOTO : IST

PANGKALAN BUN – Suasana pagi yang tenang mendadak gempar di kediaman warga Jalan Ahmad Yani Gang Nila 1, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Rabu (24/6/2026). Kepulan asap dan api mendadak muncul pada kasur empuk yang berada di kamar tidur.

Melihat itu, penghuni rumah seketika panik sebelum akhirnya ia segera memanggil bantuan Damkar. Laporan kejadian pun diterima Mako Damkar Kobar pada pukul 06.51 WIB dari seorang wanita bernama Khairiyani.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah mengatakan, pada saat personel Regu I tiba di lokasi, api telah membakar sebagian kasur dan nyaris melahap ke area rumah. Beruntung, kesigapan personel berhasil mencegah si jago merah merambat lebih luas.

“Dalam waktu lima menit, alhamdulillah api dapat dikendalikan dan padam setelah personel tiba di lokasi,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan, namun kondisi tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar apabila tidak segera ditangani. Adapun dari hasil pemeriksaan awal, Fahliansyah menyebut, kebakaran diduga karena korsleting listrik yang bersumber dari alat elektronik.

“Dugaan sementara dipicu oleh korsleting kipas angin. Peristiwa ini menjadi pengingat kita bahwa gangguan listrik pada peralatan rumah tangga bisa memicu kebakaran sewaktu-waktu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, tak hentinya mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik maupun perangkat elektronik yang digunakan sehari-hari. Menurutnya, pemeriksaan berkala merupakan langkah sederhana yang sangat penting demi menghindari risiko kebakaran yang disebabkan korsleting.

“Masyarakat dimohon agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi baik sebelum digunakan,” imbaunya.

Dirinya pun turut mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kejadian kebakaran ataupun potensi bahaya lainnya sehingga mampu ditangani lebih cepat dan meminimalkan risiko kerugian materiil hingga korban.

“Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang kebakaran dikendalikan sebelum menimbulkan kerugian yang lebih luas,” pungkasnya. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *