Kalimantan TengahKotawaringin Barat

Siap Wakili Kalteng, Dua Pelajar Pangkalan Bun Tembus Paskibraka Nasional 2026

91
×

Siap Wakili Kalteng, Dua Pelajar Pangkalan Bun Tembus Paskibraka Nasional 2026

Sebarkan artikel ini
MEMBANGGAKAN : Pelajar asal Pangkalan Bun berhasil menembus Paskibraka Nasional Tahun 2026.

PANGKALAN BUN – Siap mewakili Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), pelajar asal Pangkalan Bun berhasil menembus Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026. Dua nama yang terpilih adalah Muhammad Azham Alfarizqi, siswa SMAN 3 Pangkalan Bun, dan Ajeng Bunga Safitri, siswi SMAN 1 Pangkalan Bun.

Keduanya ditetapkan masuk ke dalam barisan 76 putra putri terbaik bangsa yang akan bertugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI. Keberhasilan mereka membawa kebanggaan besar, tidak hanya bagi sekolah dan keluarga, tetapi juga secara khusus bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Hasil akhir seleksi Calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026 diumumkan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/06/2026). Kepala BPIP, Yudian Wahyudi menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme.

“Penilaian murni berdasarkan kemampuan dan kompetensi tanpa ada perlakuan khusus atau keberpihakan. Seluruh peserta mengikuti seleksi dengan standar yang sama sesuai prinsip meritokrasi,” tegasnya.

Ia menyebut, pada tahun ini ada sebanyak 119.441 peserta yang mendaftarkan diri pada aplikasi Transparansi Paskibraka. Usai melewati seleksi berjenjang yang ketat, lalu terpilih 228 peserta dari 38 provinsi yang berhak mengikuti seleksi ke tingkat verifikasi pusat pada 15–19 Juni 2026.

“Untuk memastikan kualitas terbaik para peserta, verifikasi akhir melibatkan berbagai unsur profesional dan independen,” imbuhnya.

Yudian menerangkan, pada tahap verifikasi pusat, seleksi mencakup berbagai aspek, mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, kesehatan, kesamaptaan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga penilaian kepribadian dan karakter kebangsaan. Selanjutnya, peserta yang terpilih akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) lebih lanjut.

“Bagi peserta yang tidak terpilih di tingkat pusat, maka akan kembali bertugas dan mengikuti pemusatan diklat di tingkat provinsi atau kabupaten/kota masing-masing. Dan jangan pernah berkecil hati. Kalian tetap putra putri terbaik dan bagian dari keluarga besar Paskibraka Indonesia,” ungkapnya.

Kini, Azham dan Ajeng bersiap mengemban amanah mulia yang mencerminkan wajah generasi muda unggul daerah. Dari Bumi Tambun Bungai menuju Istana Negara, tugas sakral pengibaran merah putih itu menanti di depan mata. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *