PeristiwaUtama

Perahu Kelotok Karam di DAS Kahayan, Satu Orang dilaporkan Tenggelam

1076
×

Perahu Kelotok Karam di DAS Kahayan, Satu Orang dilaporkan Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Tim Rescue saat melakukan pencarian korban tenggelam di DAS Kahayan Desa Tambak Kecamatan Banama Tingang, Kamis (18/6/2026). Ist

PULANG PISAU – Diduga kelebihan muatan, sebuah perahu ces (kelotok) karam yang mengangkut kayu dengan tiga orang penumpang, yakni Yadi, Frengky dan Aril mengalami insiden kecelakaan air di DAS Kahayan, tepatnya Desa Tambak Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 09.10 WIB.

Atas insiden tersebut, satu orang bernama Yadi hingga saat ini masih belum diketemukan. Sementara dua orang lainnya, Frengky dan Aril selamat dari insiden tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau Herman Wibowo membenarkan terjadinya insiden kecelakaan air sebuah perahu ces (kelotok) yang terjadi di DAS Kahayan Desa Tambak Kecamatan Banama Tingang tersebut.

Herman menjelaskan kronologisnya bermula pada hari Rabu tanggal 17 Juni 2026 sekira pukul 09.10 WIB, saksi Frengky dan Aril serta korban bernama Yadi sedang mengangkut kayu menggunakan perahu mesin (kelotok) untuk dibawa ke lanting.

Saat melintas di DAS Kahayan, kata Herman perahu ces yang ditumpangi ketiga orang tersebut karam atau tenggelam, diduga akibat kelebihan muatan.

” Dalam kejadian tersebut, saksi Frengky dan saksi Aril berhasil berenang menuju tepi sungai untuk menyelamatkan diri, ” jelas Herman saat dihubungi media ini , Kamis (18/6/2026)

” Kedua saksi sempat mendengar korban Yadi berteriak meminta pertolongan, namun tidak lama kemudian korban hilang dari pandangan dan tidak diketahui keberadaannya. Selanjutnya dilakukan pencarian terhadap korban, namun hingga saat ini korban belum ditemukan, ” jelas Herman Wibowo

Atas kejadian tersebut, lanjut Herman pihak keluarga korban melaporkan peristiwa dimaksud kepada Polsek Banama Tingang.

Herman menjelaskan bahwa BPBD Kabupaten Pulang Pisau menerima laporan dari Kapolsek Banama Tingang pada pukul 13.58 WIB.

Setelah menerima laporan dari Kapolsek Banama Tingang, lanjut Herman, BPBD Kabupaten Pulang Pisau menurunkan Tim bersama BASARNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Polsek Banama Tingang, TNI, Tagana (Dinsos) dan masyarakat setempat untuk melakukan upaya pencarian korban.

” Tim Rescue melakukan pencarian pada hari pertama menggunakan perahu dolphin dan perahu ces (kelotok) masyarakat setempat dengan menyisir lokasi sejauh 10 Km dari TKP ke arah hilir sungai Kahayan hingga pukul. 16.45 WIB korban belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan besok pagi, ” kata Herman menjelaskan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *