Bupati Sambut 160 Jemaah di Masjid Agung Riyadlush Shalihin
PANGKALAN BUN – Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) telah tiba di daerah asal usai menunaikan rukun Islam kelima sebulan lebih lamanya di Mekkah, Arab Saudi. Kedatangan para jemaah haji dari Tanah Suci disambut langsung Bupati Kobar Nurhidayah bersama Wakil Bupati Suyanto di halaman Masjid Agung Riyadlush Shalihin, Pangkalan Bun, Kamis siang (11/6/2026).
Sebanyak 160 jemaah haji reguler tahun 2026 dinyatakan kembali ke Indonesia dengan selamat beserta empat orang pendamping. Sementara satu jemaah haji asal Kobar dilaporkan meninggal dunia saat di Arab Saudi.
Bupati menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para jemaah haji Kobar yang tergabung dalam kloter lima embarkasi Banjarmasin tersebut. Di samping itu, Nurhidayah menyampaikan berbelasungkawa atas wafatnya salah seorang jemaah wanita bernama Maniah Binti Abdullah Ibai.
“Kami berduka cita atas berpulangnya satu jemaah di Tanah Suci. Mari bersama-sama kita mendoakan, semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tuturnya.
Atas nama pemerintah daerah, Bupati Nurhidayah mengucapkan selamat datang para jemaah haji di Bumi Marunting Batu Aji. Ia berharap, nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berdoa, bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur serta mampu membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah. Predikat haji mabrur ini sejatinya tidak hanya tercermin dalam peningkatan ibadah pribadi, tetapi juga melalui sikap yang mampu memberikan teladan dan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Nurhidayah pun memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Pemerintah daerah berkomitmen akan terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan kepada para jemaah, mulai tahapan persiapan, keberangkatan, hingga kepulangan ke daerah.
“Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik, salah satunya yaitu, penyediaan transportasi udara dari Pangkalan Bun menuju Embarkasi Banjarmasin. Langkah ini kami lakukan mengingat panjangnya rute yang ditempuh, terutama para jemaah lanjut usia sehingga mereka lebih nyaman di perjalanan,” pungkasnya. (fit/ens)












