Pulang Pisau

DPRD Soroti Kenaikan Harga LPG

89
×

DPRD Soroti Kenaikan Harga LPG

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Pulang Pisau Yoppy Satriadi, baru-baru ini.

PULANG PISAU – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau, Yoppy Satriadi, menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok yang dikeluhkan masyarakat, khususnya LPG subsidi tabung 3 kilogram.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga LPG subsidi 3 kilogram saat ini dijual dengan kisaran Rp 30.000 hingga Rp 32.000 per tabung. Sementara itu, di tingkat pengecer atau warung, harga mencapai Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per tabung.
Yoppy menilai perlu adanya kejelasan terkait penyebab kenaikan harga tersebut, apakah berasal dari jalur distribusi resmi atau terdapat praktik yang tidak sesuai pada tingkat pelaksana.
“Kami dari DPRD Pulang Pisau akan berkoordinasi dengan Disperindagkop untuk menelusuri penyebab kenaikan harga serta mendorong pengawasan di lapangan, termasuk evaluasi kinerja internal dan langkah pengendalian harga,” ujarnya, baru-baru ini.
Menurutnya, DPRD akan segera berkomunikasi dengan dinas terkait guna memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi di lapangan.
“Urusan teknis berada di Disperindagkop. Kami akan menyampaikan agar dilakukan pengawasan, termasuk inspeksi mendadak (sidak) ke pasar,” tegasnya.
Ia menambahkan, sebelum mengambil langkah lebih lanjut terhadap pihak pangkalan, DPRD akan terlebih dahulu memastikan kondisi sebenarnya bersama dinas teknis agar persoalan dapat dipetakan secara jelas.
“Jika memang diperlukan, pihak terkait bisa dipanggil. Namun, kami harus memastikan terlebih dahulu hasil pemantauan dari dinas agar permasalahan yang terjadi dapat diketahui secara pasti,” katanya.
Politikus PDIP tersebut juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dinas teknis, dan pelaku distribusi dalam menjaga stabilitas harga LPG subsidi agar tidak terus membebani masyarakat.
Yoppy menegaskan DPRD Pulang Pisau akan terus memantau perkembangan harga di lapangan dan memastikan Disperindagkop segera mengambil langkah konkret guna menjaga kestabilan harga serta ketersediaan LPG subsidi bagi masyarakat. (ung/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *