Kapuas

Hanya Kapuas yang Dapat Program Cetak Sawah

85
×

Hanya Kapuas yang Dapat Program Cetak Sawah

Sebarkan artikel ini
RAPAT : Suasana rapat yang dipimpin oleh Bupati Kapuas

KUALA ​KAPUAS – Masih ingat Pemkab Kapuas mendapat kepercayaan Kementrian Pertanian (Kementan) untuk mencetak sawah baru tahun 2026? Ternyata Kabupaten Kapuas satu-satunya kabupaten di Kalteng yang mendapat program cetak sawah.

Untuk merealisasikan program itu, Pemerintah Kabupaten Kapuas bergerak cepat mematangkan persiapan program cetak sawah dan pembangunan irigasi pertanian tahun anggaran 2026. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menyukseskan agenda swasembada pangan nasional.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas, HM Wiyatno, di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Usis I Sangkai, Kepala Dinas PUPR Hargatin, Kepala Dinas Pertanian Edi, dan sejumlah camat terkait serta tim teknis.

​Bupati Kapuas, HM Wiyatno, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian. Ia menegaskan bahwa program strategis nasional ini memiliki nilai prestisius yang besar bagi daerah.

“Kepercayaan ini menjadi sebuah kehormatan besar bagi kita. Di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, hanya Kabupaten Kapuas yang berhasil memperoleh program cetak sawah ini,” ujarnya.

​Berbeda dengan proyek konstruksi pada tahun-tahun sebelumnya, Wiyatno menjelaskan adanya perombakan signifikan pada pola pelaksanaan teknis program kali ini. Sistem swakelola dan keterlibatan langsung daerah kini menjadi poin utama.

“​Jika pada program sebelumnya perangkat daerah hanya berfungsi sebagai pihak pertama yang menyerahkan pengerjaan teknis kepada pihak ketiga (kontraktor), maka pada tahun 2026 ini polanya diubah,”terangnya.

Balai dari Kementerian Pertanian akan bertindak sebagai pihak pertama, sementara dinas teknis di lingkup Pemkab Kapuas akan bertindak sebagai pihak kedua. Dengan mekanisme baru ini, dinas terkait di daerah diberikan wewenang penuh untuk memegang dan mengelola langsung jalannya kegiatan di lapangan.

Rapat koordinasi ini sengaja digelar sejak dini sebagai langkah awal untuk menyamakan persepsi, memetakan potensi kendala, serta memastikan seluruh pemangku kepentingan mulai dari tingkat dinas hingga kecamatan siap menyukseskan pembukaan lahan sawah baru dan pembenahan infrastruktur irigasi.

Melalui kesiapan yang matang, Pemkab Kapuas optimistis produktivitas sektor pertanian di wilayahnya akan meningkat.(Alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *