Isen MulangKalimantan Tengah

Gerakan Pangan Murah Sasar 5.600 Penerima Manfaat

128
×

Gerakan Pangan Murah Sasar 5.600 Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini
PANGAN MURAH : Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Bersama forkopimda saat akan membuka gerakan pangan murah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (18/5/2026). IFA/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar gerakan pangan murah (GPM) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (18/5/2026). GPM itu diharapkan dapat menyasar 5.600 penerima manfaat di daerah ini.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Provinsi Kalteng tidak hanya sekadar seremoni, melainkan harus menjadi momentum memperkuat kepedulian, kebersamaan, dan keberpihakan kepada masyarakat.

“Kami tidak ingin Hari Jadi Bumi Tambun Bungai hanya diperingati secara seremonial saja, namun harus dijadikan momentum untuk memperkuat rasa kepedulian, kebersamaan, dan keberpihakan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, GPM juga dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan stok bahan pangan sehingga inflasi daerah dapat tetap terkendali.

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen dalam menyukseskan program pembangunan daerah, sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto serta visi Kalteng Berkah, Kalteng Maju. “Dengan demikian, kita bersama-sama mampu membangun Kalteng yang semakin berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas,” tuturnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden dalam laporannya menyampaikan, GPM bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok, meningkatkan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, serta mengendalikan laju inflasi daerah.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terselenggara melalui kolaborasi berbagai pihak. Di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas ESDM, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, Perum Bulog Kalteng, ID Food, 2 Bersaudara, serta sejumlah vendor dan pelaku UMKM pangan.

Berbagai komoditas yang disediakan dalam kegiatan itu meliputi beras premium, beras SPHP, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula konsumsi, telur ayam ras, daging ayam beku, sayuran, buah-buahan, ikan segar, hingga produk UMKM lainnya. “Seluruh komoditas pangan tersebut dijual dengan subsidi harga sebesar 30 persen dari harga pasar,” ungkap Linae.

Adapun sasaran penerima manfaat dalam GPM kali ini mencapai lebih dari 5.600 orang, yang terdiri atas PNS golongan I dan II, PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, tenaga outsourcing, serta masyarakat ekonomi kecil. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *