Kapuas

Bupati Kapuas Hadiri Panen Raya Jagung

74
×

Bupati Kapuas Hadiri Panen Raya Jagung

Sebarkan artikel ini
PANEN : Bupati Kapuas saat memanen jagung dalam kegiatan panen raya. Alx

​KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperkuat sinergi lintas sektoral guna mendongkrak produktivitas sektor pertanian. Terbaru, Bupati Kapuas, H.M. Wiyatno, menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di kawasan pertanian Desa Sei Asam RT 05, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.

Panen jagung yang diinisiasi Polres Kapuas itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, serta sejumlah jajaran pejabat terkait dari unsur Forkopimda dan dinas teknis setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas H.M. Wiyatno menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polres Kapuas dan masyarakat Desa Sei Asam atas terselenggaranya panen raya ini. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas pangan.

“Kami berharap panen raya jagung ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan petani lokal, sekaligus memperkuat ketersediaan dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kapuas,” katanya.

Agenda panen serentak ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata dukungan daerah terhadap program ketahanan pangan nasional. “Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan kelompok tani, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Kapuas dapat terus dipacu secara berkelanjutan,”terangnya.

Selain melakukan pemetikan jagung secara simbolis sebagai tanda panen raya, acara tersebut juga dirangkai dengan aksi sosial. Sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat, Bupati bersama Kapolres Kapuas menyerahkan bantuan tali asih kepada warga setempat.

​Bantuan sosial ini diharapkan dapat meringankan beban sekaligus menjadi stimulan bagi masyarakat Desa Sei Asam untuk terus produktif dalam mengelola potensi lahan pertanian di desa mereka.

“Dengan adanya integrasi antara program ketahanan pangan dan jaring pengaman sosial, sinergi antara pemerintah, polri, dan rakyat diharapkan semakin solid ke depannya,”jelasnya.(Alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *