Barito Timur

Pastikan Distribusi BBM Tetap Terkendali

169
×

Pastikan Distribusi BBM Tetap Terkendali

Sebarkan artikel ini
PANTAU : Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama TNI dan Polri memantau distribusi bahan bakar minyak di SPBU Ampah, Sabtu (9/5/2026). FOTO DISKOMINFO UNTUK RADAR KALTENG

Pemkab Bartim Bersama TNI dan Polri Meninjau SPBU Ampah

TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama TNI dan Polri meninjau langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Sabtu (9/5/2026). Pantauan itu untuk menyikapi persoalan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan menjadi perhatian masyarakat, hingga terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU.

Kegiatan tersebut dipimpin jajaran Pemkab Barito Timur dan melibatkan aparat keamanan untuk memastikan distribusi BBM berjalan tertib, aman, serta tetap memenuhi kebutuhan masyarakat.

Asisten I Setda Barito Timur Ari Panan P Lelo mengatakan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan BBM di wilayah Barito Timur agar situasi tetap kondusif.

“Kami bersama TNI dan Polri turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan, berdiskusi dengan pengelola SPBU, pelansir maupun masyarakat yang membeli BBM. Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang karena stok dan distribusi terus dipantau,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, tim juga berdialog dengan pengelola SPBU terkait mekanisme pelayanan dan pengaturan antrean kendaraan. Untuk menjaga ketertiban, SPBU menerapkan tiga jalur pengisian, yakni jalur roda empat, roda dua, serta jalur khusus pelansir dengan pembatasan pembelian.

Adapun harga BBM yang berlaku di SPBU Ampah saat ini yakni pertamax Rp 12.600 per liter, dexlite Rp 28.500 per liter, pertamax turbo Rp 20.350 per liter, pertalite Rp10.000 per liter, dan bio solar Rp 6.800 per liter.

Sementara itu, pembatasan pembelian diterapkan bagi pelansir maupun masyarakat umum. Yakni maksimal Rp 300 ribu untuk kendaraan roda empat dan Rp 150 ribu untuk roda dua.

Pemkab Barito Timur akan terus melakukan pengawasan bersama aparat terkait guna memastikan distribusi BBM tetap lancar serta menghindari potensi penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi di lapangan.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan demi menjaga stabilitas pasokan BBM di daerah. (diskominfo/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *