Lamandau

Rekor MURI Hiasi Peringatan Hardiknas di Lamandau

164
×

Rekor MURI Hiasi Peringatan Hardiknas di Lamandau

Sebarkan artikel ini
REKOR : Ada 2.045 peserta didik PAUD di Lamandau tampil kompak membawakan tari beigal hingga berhasil memecahkan Rekor MURI pada peringatan Hardiknas 2026, beberapa waktu lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

NANGA BULIK – Pemecahan Rekor MURI menghiasi rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026. Hal ini menjadi simbol semangat baru dalam membangun pendidikan dari daerah, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda sejak dini.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra hadir langsung di antara ribuan peserta didik PAUD se-Kabupaten Lamandau yang berhasil memecahkan Rekor MURI melalui pertunjukan tari beigal.

Rekor MURI itu diraih pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Lamandau yang berlangsung meriah di Bundaran Rusa, Nanga Bulik, beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini diikuti 2.045 peserta didik PAUD yang tampil serentak membawakan tarian khas daerah Lamandau itu. Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya lokal sejak usia dini.

Bupati Rizky Aditya Putra menyebut, pendidikan dan karakter anak menjadi kunci utama pembangunan daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan. “Pendidikan adalah kunci, dan kami akan terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitasnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Lamandau Norol Latifah Rizky Aditya Putra menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini yang tidak hanya fokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga karakter dan kesehatan. “Hardiknas ini bukan sekadar seremonial, tapi harus ada langkah nyata untuk memberikan solusi pendidikan yang tepat sasaran,” katanya.

Ia juga mendorong perhatian lebih terhadap PAUD di wilayah desa, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar pemerataan pendidikan dapat terwujud. (han/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *