PeristiwaUtama

‎Pelajar 15 Tahun Tenggelam di Sungai Tualan, Korban Ditemukan Usai Pencarian Intensif‎

556
×

‎Pelajar 15 Tahun Tenggelam di Sungai Tualan, Korban Ditemukan Usai Pencarian Intensif‎

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan bersama warga setempat saat mengevakuasi jenazah seorang pelajar berusia 15 tahun yang tenggelam di Sungai Tualan, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotim, pada Senin (27/4/2026) sore. FOTO IST/RADAR KALTENG

‎
‎SAMPIT – Peristiwa duka menyelimuti Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Seorang pelajar berusia 15 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Tualan, tepatnya di sekitar Jalan Sartika, kawasan Pasar Parenggean, Senin (27/4/2026).
‎
‎Korban diketahui bernama Andika Sifa Alfianur bin Untung Supriadi, seorang siswa MTsN Al Fajar. Informasi kejadian diterima oleh tim pada pukul 12.47 WIB, sekitar 30 menit setelah insiden terjadi.
‎
‎Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengungkapkan bahwa begitu laporan diterima, berbagai unsur langsung bergerak melakukan pencarian.
‎
‎“Upaya pencarian dilakukan secara cepat oleh unsur kecamatan, Polsek Parenggean, masyarakat, serta sukarelawan setempat. Sementara itu, BPBD Kotim juga langsung berkoordinasi dengan tim dari Pos SAR Sampit untuk menuju lokasi kejadian,” kata Multazam.
‎
‎Ia menambahkan, koordinasi terus dilakukan untuk mengumpulkan informasi tambahan terkait kronologi kejadian sekaligus memastikan proses pencarian berjalan optimal.
‎
‎Tim gabungan yang terdiri dari aparat, relawan, dan masyarakat akhirnya berhasil menemukan korban sekitar pukul 15.00 WIB. Waktu tersebut tercatat saat komunikasi antara petugas di lapangan dengan Sekretaris Camat Parenggean.
‎
‎“Korban telah ditemukan dan langsung dibawa ke RS Pratama Parenggean untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
‎
‎Dalam operasi tersebut, BPBD Kotim mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana, di antaranya satu unit perahu karet lengkap dengan motor, pelampung, hingga peralatan penerangan. Selain itu, tim reaksi cepat (TRC) BPBD yang berjumlah empat personel juga turut diterjunkan ke lokasi.
‎
‎Setelah proses evakuasi selesai, tim BPBD kembali ke pos untuk melanjutkan kesiapsiagaan.
‎
‎Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi anak-anak dan remaja, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *