NANGA BULIK – Tim Ripon FC keluar sebagai juara Turnamen Bupati Lamandau Cup 4 tahun 2026 setelah mengalahkan kesebelasan Batu Kotam FC dengan Skor 3-0. Pertandingan yang disaksikan masyarakat sekitar Lamandau itu hingga membuat Stadion Hinang Golloa Nanga Bulik bermeuruh, Minggu sore (26/4/2026).
Laga ini menandai berakhirnya turnamen sepak bola paling bergengsi di Bumi Bahaum Bakuba, yaitu Bupati Cup 4 Kabupaten Lamandau tahun 2026. Ripon FC resmi pun mengukuhkan diri sebagai jawara baru setelah tampil dominan di partai puncak.
Laga final yang mempertemukan Ripon FC melawan Batu Kotam FC berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Antusiasme masyarakat luar biasa. Hal itu terlihat dari tribun kiri stadion yang dipadati ratusan suporter dari berbagai desa hingga pusat Kota Nanga Bulik.
Babak pertama, Ripon FC langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan membuahkan hasil manis. Membawa mereka unggul sementara 1-0 hingga turun minum.
Setelah turun minum, Ripon FC semakin menunjukkan kelasnya. Melalui kombinasi skill individu dan kerja sama tim yang apik, mereka sukses menambah dua gol. Skor telak 3-0 bertahan hingga laga usai.
Sebelum laga final digelar, tensi tinggi juga terjadi pada perebutan juara 3 dan 4 antara Kupang FC (GMK) melawan Tapin Bini FC. Setelah bermain imbang di waktu normal, kemenangan akhirnya ditentukan lewat drama adu penalti yang dramatis. GMK (Generasi Muda Kupang) berhasil keluar sebagai pemenang dan mengamankan posisi ketiga.
Turnamen yang diikuti 24 tim ini memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah. Menariknya, Wakil Bupati Abdul Hamid memberikan bonus spontan di lokasi pertandingan sebagai bentuk apresiasi tambahan.
Ripon sebagai juara pertama mendapat trofi dan uang pembinaan Rp 25 juta ditambah bonus Rp 1 juta, Batu Kotam FC di posisi dua mendapat uang pembinaan Rp 13 juta, GMK Kupang di posisi tiga mendapat Rp 10 juta serta Tapin Bin FC di posisi empat mendapat hadiah uang Rp 5 juta.
Bonus tambahan Rp 1.000.000 itu diberikan langsung Wakil Bupati Lamandfau Abdul Hamid khusus untuk juara 1 sebagai bentuk apresiasi atas performa mereka di partai final.
Acara ditutup Wakil Bupati Abdul Hamid didampingi Ketua Panitia Yen Rambler S Sihombing serta Forkopimda Kabupaten Lamandau. “Turnamen ini adalah bukti sepak bola mampu mempererat persatuan dan menggali potensi atlet muda di Lamandau. Saya berharap dari ajang ini lahir pemain berbakat yang membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi,” kata Abdul Hamid dalam sambutannya.
Dia berpesan agar tim yang belum berhasil meraih juara tetap semangat berlatih. “Jangan putus asa, teruslah berlatih untuk kesempatan berikutnya,” ungkapnya.
Ketua Panitia Yen Rambler S Sihombing turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk KONI, PSSI, dan para sponsor yang telah mendukung suksesnya acara. (han/ens)












