Lamandau

Evaluasi Anggaran Pendidikan hingga Stunting

171
×

Evaluasi Anggaran Pendidikan hingga Stunting

Sebarkan artikel ini
SALAMAN : Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra salaman dengan aparatur sipil negara saat menghadiri entry meeting bersama tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Bappedalitbang Lamandau, Selasa (21/4/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Jadi PR Khusus bagi Pemkab Lamandau

NANGA BULIK – Evaluasi anggaran tahun 2026 menjadi pekerjaan rumah (PR) khusus bagi Pemerintah Kabupaten Lamandau agar dapat memberikan masukan positif bagi Pemkab Lamandau dalam menyusun perencanaan anggaran tahun 2027 yang lebih berkualitas, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra saat rapat evaluasi anggaran tahun 2026 di Aula Bappeda Lamandau, Selasa (21/4/2026).

Bupati menegaskan, evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2026 akan difokuskan pada sejumlah sektor prioritas. Seperti pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan pencegahan stunting.

Di sela-sela entry meeting bersama Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Bupati Rizky Aditya mengapresiasi kehadiran tim evaluator di Bumi Bahaum Bakuba menjadi bagian penting untuk memastikan proses perencanaan dan penganggaran daerah berjalan secara terukur dan akuntabel.

“Evaluasi ini penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memastikan dokumen perencanaan dan penganggaran disusun secara terukur dan akuntabel, sehingga menjadi pedoman utama dalam penyusunan APBD,” kata Rizky.

Bupati menjelaskan, sektor-sektor yang menjadi fokus evaluasi memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Rizky minta seluruh perangkat daerah lingkup Pemkab Lamandau yang menjadi objek evaluasi dapat bekerja sama secara maksimal dengan tim BPKP. Terutama dalam penyediaan data dan informasi selama proses evaluasi berlangsung. (han/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *