KUALA KURUN – Pekerjaan yang belum terlalu banyak dilirik oleh masyarakat, khususnya anak muda yang sering disapa kaum milenial di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) dinilai masih minim, yakni menjadi petani ataupun berkebun. Untuk itulah, kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengajak kaum milenial di daerah itu untuk bisa melirik dunia pertanian.
“Wilayah kita Kabupaten Gumas ini sangatlah luas dan banyak tempat yang cocok dalam pertanian. Maka kami sangat setuju kalau kaum milenial bisa melirik dunia pertanian ini, karena di era modern ini sangatlah gampang,” kata anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Sahriah, Selasa (21/4/2026).
Politikus Partai Gerindra ini menilai, untuk kaum milenial bisa menjadi petani yang modern otomatis semua akan tercukupi. Sehingga produksi pertanian dapat lebih maju lagi. Sebab yang cocok tanamannya seperti jagung dan padi itu menjadi lebih unggul di wilayah kabupaten yang dijuluki Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.
“Mereka tidak hanya unggul dalam bertani. Namun bisa juga berkebun. Sedangkan hasilnya pasti ada untuk masa depan para pemuda. Karena zaman sudah maju dan modern, alat pengolahannya semua lengkap,” tegasnya.
Oleh sebab itu, Sahria juga kembali mengajak kaum milenial agar faham akan teknologi. “Kenapa tidak dimanfaatkan semua yang ada itu. Baik menanam jagung, padi, singkong dan lainnya itu. Semua itu dapat memberikan keuntungan bagi kehidupan,” ungkapnya.
“Kami mengharapkan kaum milenial itu, dapat memanfaatkan semua kesempatan yang ada itu. Karena pada hakekatnya untuk kebutuhan sehari-hari. Maka jangan malu untuk berkaya untuk daerah kita,” katanya. (nya/ens)










