PendidikanUtama

Daerah Asal Tak Lagi Jadi Syarat Utama

435
×

Daerah Asal Tak Lagi Jadi Syarat Utama

Sebarkan artikel ini
Ketua tim survei Roby Kristyanto, Senin (20/4/26). IFA/RADAR KALTENG

Menjelang Pengumuman Juli, Survei Ungkap Mahasiswa UPR Setuju Calon Rektor dari Internal Kampus

PALANGKA RAYA – Menjelang pengumuman nama-nama calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) pada Juli 2026, hasil survei terbaru mengungkap arah preferensi mahasiswa yang semakin terbuka terhadap figur kepemimpinan.

Survei yang dilakukan tim In-depth Politics pada 8 sampai 14 Maret 2026 dengan melibatkan 1.035 responden dari delapan fakultas di UPR ini menunjukkan temuan mencolok terkait isu kedaerahan.

Ketua tim survei Roby Kristyanto menegaskan, mayoritas mahasiswa tidak lagi menjadikan asal daerah sebagai syarat utama. “Sebanyak 88,32 persen responden menyatakan kurang setuju jika rektor harus berasal dari daerah lokal,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Namun keterbukaan tersebut tetap diimbangi dengan preferensi terhadap kedekatan institusi. “Sebanyak 80,45 persen responden tetap menginginkan figur calon rektor yang berasal dari internal kampus,” ucapnya.

Selain itu, survei juga menyoroti aspek lain yang dianggap penting oleh mahasiswa. Seperti integritas dan kapasitas akademik.  “Pada aspek integritas, angkanya mencapai 95,10 persen. Responden menekankan pentingnya rekam jejak yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, latar belakang akademik menjadi faktor krusial. “Sebanyak 95,32 persen responden mengharapkan rektor berlatar belakang profesor atau guru besar,” lanjut Roby.

Di sisi lain, kebutuhan akan peningkatan fasilitas kampus juga menjadi perhatian. “Sebanyak 78,21 persen responden menyebut sarana dan prasarana sebagai prioritas utama yang harus segera dibenahi,” katanya.

Nama-nama calon rektor sendiri dijadwalkan akan diumumkan pada Juli 2026, dengan sedikitnya tiga kandidat yang akan maju ke tahap berikutnya sebelum ditentukan oleh kementerian terkait.

Sejumlah figur seperti Prof Bhayu Rhama dan Dr Thea Farina Embang mulai diperbincangkan publik sebagai kandidat potensial.

Dengan hasil survei ini, terlihat jelas bahwa mahasiswa UPR menginginkan sosok pemimpin yang tidak hanya berintegritas dan unggul secara akademik, tetapi juga terbuka, memahami lingkungan kampus, dan mampu menjawab tantangan ke depan tanpa dibatasi oleh faktor kedaerahan. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *