OlahragaUtama

‎Domino Resmi Jadi Cabor

435
×

‎Domino Resmi Jadi Cabor

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA : Para peserta dan panitia foto bersama dalam Kejurcab perdana domino tingkat kabupaten yang digelar Federasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Kotim, Jumat malam (3/4/2026). APRI/RADAR KALTENG

Kejurcab Perdana, Kotim Cetak Sejarah Baru

‎‎SAMPIT – Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi digelar Jumat malam (3/4/2026). Event ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan domino sebagai cabang olahraga prestasi di daerah tersebut.

‎‎Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim Muhammad Irfansyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan perdana ini. Ia menilai langkah Federasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) menghadirkan kompetisi resmi menjadi angin segar bagi dunia olahraga di Kotim.

“Kami sangat mengapresiasi Kejurcab Domino ini karena merupakan yang pertama di Kotim. Kehadiran Orado membawa domino menjadi cabang olahraga resmi yang patut didukung,” ujar Irfnasyah.

‎Menurut Irfansyah, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet dan pembentukan karakter. Nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan kerja sama diharapkan dapat tumbuh melalui kegiatan tersebut.‎ “Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah untuk mencetak atlet yang nantinya bisa mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

‎Ia menegaskan, domino kini telah mengalami transformasi dari permainan santai menjadi olahraga yang memiliki standar dan regulasi. Salah satu perubahan utama terletak pada penggunaan media permainan berupa balok persegi panjang, menggantikan kartu yang selama ini dikenal masyarakat.

Dengan sifatnya yang merakyat, Irfansyah optimistis domino memiliki peluang besar untuk berkembang, termasuk berpotensi dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Dispora Kotim, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan cabang olahraga baru guna memperluas pilihan aktivitas positif bagi masyarakat.

‎Sementara itu, Ketua Orado Kotim Endra Rosana mengungkapkan, pembentukan organisasi tersebut didorong oleh tingginya minat masyarakat terhadap permainan domino. Ia menyebut, animo tersebut terlihat hingga ke tingkat lingkungan RT dan RW.

“Melihat tingginya minat masyarakat, kami ingin mengarahkan hobi ini menjadi sesuatu yang lebih terstruktur dan berorientasi prestasi,” jelasnya.

‎Sebelum Kejurcab digelar, pihaknya telah mengadakan ekshibisi sebagai tahap awal sosialisasi aturan permainan. Hasilnya, terjadi lonjakan peserta yang signifikan. Dari 10 tim pada ekshibisi menjadi 34 tim pada kejuaraan resmi, meski persiapan hanya berlangsung sekitar satu pekan.

“Kejurcab ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju kejuaraan provinsi pada 13–14 April. Nantinya, tim terbaik akan mewakili Kotim, terdiri dari dua tim dewasa dan dua tim junior,” tambahnya.

‎Endra juga menyebutkan, para juara di tingkat provinsi berpeluang melaju ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung di Bogor pada 24–26 April 2026.

‎Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Orado Kotim berencana kembali menggelar Kejurcab pada Agustus mendatang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Target peserta pun dipatok meningkat hingga 100 tim.

“Kami ingin momentum ini terus berlanjut, sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa domino kini adalah cabang olahraga yang berorientasi prestasi,” pungkas Endra. (pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *