PeristiwaUtama

‎Kebakaran di Jalan Lesa Parenggean, Tiga Rumah Kayu Dilalap Api‎

447
×

‎Kebakaran di Jalan Lesa Parenggean, Tiga Rumah Kayu Dilalap Api‎

Sebarkan artikel ini
Kepanikan warga sekitar saat kebakaran yang terjadi di Jalan Lesa, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotim, pada Sabtu (4/4/2026) siang. FOTO Tangkap Layar

SAMPIT – Kebakaran melanda tiga bangunan di Jalan Lesa, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (4/4/2026) siang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
‎
‎Informasi kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.32 WIB. Tim dari sektor Parenggean langsung bergerak ke lokasi dua menit kemudian dan tiba pukul 13.40 WIB. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penanganan dan melanjutkan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
‎
‎Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Akhmad Taufik, menjelaskan bahwa saat petugas tiba, kondisi api sudah mulai terkendali berkat bantuan warga setempat.
‎
‎“Petugas langsung melakukan pendinginan karena kondisi api sudah dalam tahap terkendali. Berkat kerja sama warga dan respon cepat tim, kebakaran berhasil ditangani dengan cepat,” ujarnya.
‎
‎Objek yang terbakar merupakan tiga bangunan dengan konstruksi kayu, masing-masing milik Agau (50), Ulun Nurjaman (30), dan M. Darmawan (50). Luas area yang terdampak diperkirakan sekitar 15×20 meter persegi.
‎
‎Dalam proses pemadaman, satu unit mobil tangki pemadam kebakaran dikerahkan bersama personel di lapangan. Penanganan juga mendapat dukungan dari relawan Al Hadi, relawan Sejiran, serta aparat dari Polsek dan Koramil Parenggean.
‎
‎Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 13.55 WIB setelah dilakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
‎
‎“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” tambah Taufik.
‎
‎Secara keseluruhan, proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik dari sisi operasional, kemampuan personel, logistik, maupun komunikasi di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *