PeristiwaUtama

‎Kebakaran Rumah di Sampit Berhasil Dipadamkan, Respons Cepat Petugas Minimalkan Dampak

484
×

‎Kebakaran Rumah di Sampit Berhasil Dipadamkan, Respons Cepat Petugas Minimalkan Dampak

Sebarkan artikel ini
Petugas damkar saat melakukan pemadam api di sebuah rumah semi permanen di Jalan Kembali 5, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim, pada Selasa (31/3/2026) siang. FOTO IST/Radar Kalteng

SAMPIT – Kebakaran melanda sebuah rumah semi permanen di Jalan Kembali 5, RT 002/RW 003, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Selasa (31/3/2026) siang. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dilokalisir dalam waktu singkat tanpa menimbulkan korban jiwa.
‎
‎Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur (Kotim), Ubaidillah, menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 13.42 WIB melalui panggilan darurat. Petugas dari Peleton I langsung bergerak menuju lokasi tiga menit kemudian.

‎“Petugas tiba di lokasi pukul 13.57 WIB dan segera melakukan penilaian awal situasi. Api mulai ditangani pada pukul 13.58 WIB dan berhasil dilokalisir sekitar pukul 14.15 WIB,” ujar Ubaidillah.
‎
‎Rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Imai (48), dengan luas bangunan sekitar 7 x 7 meter dan dihuni dua orang. Berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari area dapur, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan.
‎
‎Dalam proses pemadaman, Disdamkarmat Kotim mengerahkan dua unit armada, yakni mobil tangki dan mobil pemadam, dengan dukungan personel dari berbagai regu. Selain itu, bantuan juga datang dari BPBD, sejumlah relawan, serta masyarakat peduli api setempat.
‎
‎“Sinergi antara petugas dan relawan di lapangan berjalan baik, sehingga penanganan bisa dilakukan secara cepat dan efektif,” tambahnya.
‎
‎Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 14.23 WIB setelah dilakukan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Seluruh personel kemudian kembali ke markas komando pada pukul 15.00 WIB.
‎
‎Ubaidillah memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di area dapur dan instalasi listrik rumah tangga.
‎
‎“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa kondisi kelistrikan dan peralatan rumah tangga guna mencegah kejadian serupa,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *