Feature

Camat Baamang Meninggal, Bupati Takziah ke Rumah Duka

372
×

Camat Baamang Meninggal, Bupati Takziah ke Rumah Duka

Sebarkan artikel ini
DI RUMAH DUKA : Bupati Kotim Halikinnor saat mengunjungi rumah duka, Kamis (26/3/2026). APRI/RADAR KALTENG

‎‎Kotim Kehilangan Putra Terbaik

Kepergian Camat Baamang Sufiansyah meninggalkan duka mendalam bagi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Bupati Kotim Halikinnor hadir langsung ke rumah duka Kamis sore (26/3/2026) sore menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

‎‎DALAM kesempatan tersebut, Halikinnor menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya salah satu aparatur terbaik daerah yang telah lama mengabdikan diri bagi masyarakat.‎ “Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita Sufiansyah,” ucapnya.

Bupati menuturkan, almarhum dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi selama menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara. Kariernya di birokrasi diisi dengan berbagai jabatan, hingga akhirnya dipercaya memimpin Kecamatan Baamang.‎

“Beliau adalah salah satu putra terbaik daerah. Pengabdian beliau selama ini tentu menjadi bagian penting dalam pembangunan di Kotim,” ungkapnya.

‎Lebih lanjut, Halikinnor mengenang almarhum sebagai pribadi yang ramah dan mudah berbaur dengan semua kalangan. Kedekatannya dengan masyarakat menjadikan sosoknya diterima dan dicintai warga.

“Beliau ini orangnya supel, mudah bergaul, baik dengan kalangan muda maupun orang tua. Itu yang membuat beliau disenangi masyarakat,” katanya.

‎Menurut Halikinnor, Sufiansyah juga dikenal cukup lama bertugas di Baamang, bahkan keberadaannya kerap diharapkan masyarakat karena dinilai mampu menjalin hubungan yang baik dengan warga.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih atas segala jasa dan pengabdian beliau. Walaupun masa tugasnya masih tersisa sekitar dua tahun lagi, namun Allah SWT telah lebih dahulu memanggil,” tuturnya.

‎Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.‎“Semoga almarhum diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kita doakan beliau husnul khatimah,” tandasnya.

‎Diketahui, sebelum meninggal dunia, almarhum sempat menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit sejak Selasa malam akibat penyakit infeksi paru-paru.

‎Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan RSUD dr Murjani Sampit, dr Anggun Iman Hernawan, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi. ‎“Pasien masuk pada hari Selasa tanggal 24 Maret sekitar pukul 21.30 WIB,” ujarnya singkat.

‎Sufiansyah mengembuskan napas terakhir pada Kamis (26/3/2026) pukul 14.27 WIB di RSUD Murjani Sampit. (pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *