DPRD Kalimantan Tengah

DPRD Kalteng Soroti Pembinaan Olahraga di Klateng

153
×

DPRD Kalteng Soroti Pembinaan Olahraga di Klateng

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto menyampaikan, pentingnya evaluasi dan pengawasan yang ketat terhadap seluruh program pembangunan sektor olahraga dan kepemudaan. Tujuan utamanya agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya generasi muda di Bumi Tambun Bungai.

“Kami ingin setiap program yang dijalankan tidak hanya sekadar formalitas. Harus ada dampak nyata bagi pemuda dan atlet yang sedang kita bina,” ucapnya, Minggu (15/3/2026).

Ia menegaskan, bahwa perencanaan matang menjadi kunci agar program tepat sasaran. Menurutnya, fokus utama pembangunan seharusnya tidak lagi hanya mengejar kuantitas, melainkan lebih kepada kualitas pembinaan yang berkelanjutan.

“Tidak cukup hanya menyelenggarakan kegiatan, tetapi harus ada target prestasi dan keberlanjutan jangka panjang,” jelasnya.

Sugiyarto juga menyoroti, pentingnya konsistensi dalam pembinaan atlet. Ia juga menambahkan, program yang bersifat sporadis atau terputus-putus berisiko menghambat potensi atlet-atlet muda di daerah.”Jika pembinaan dilakukan secara rutin dan terstruktur, hasilnya akan jauh lebih maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya sinergi antarlevel pemerintahan. Koordinasi antara DPRD, pemerintah kabupaten/kota, hingga pemangku kepentingan terkait menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan sektor ini.

“Tanpa kolaborasi yang kuat, target pembangunan kepemudaan dan olahraga sulit tercapai secara optimal,” ungkapnya.

Ia mendorong untuk dilakukan monitoring secara berkala, agar setiap program dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat. Sugiyarto menegaskan, bahwa pengawasan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah pusat atau provinsi semata.

Ia berharap, tahun 2026 menjadi momentum, peningkatan kualitas pembinaan olahraga dan pengembangan potensi pemuda di Kalimantan Tengah.

“Kami optimistis dengan perencanaan yang lebih baik dan kerjasama yang erat, target pembangunan kepemudaan bisa tercapai dengan lebih efektif,” pungkasnya. (rdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *