PALANGKA RAYA – Sebanyak 156 siswa-siswi mengikuti seleksi calon pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) Kota Palangka Raya tahun 2026 yang resmi dimulai Selasa (10/3/2026). Dari ratusan peserta tersebut, nantinya hanya 26 orang terbaik yang akan terpilih menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini. Para peserta seleksi paskibraka itu berasal dari siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA) sederajat yang ada di Kota Palangka Raya.
Seleksi tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya Yohn Benhur G Pangaribuan.
Dalam arahannya, Benhur berharap agar seluruh peserta tetap bersemangat mengikuti setiap tahapan seleksi. Meskipun tidak semua bisa lolos hingga tahap akhir. “Kami berharap bagi yang tidak terpilih tidak kecewa, karena sudah berusaha dan mendapatkan pengalaman berharga dalam seleksi ini,” ujarnya.
Menurut dia, seleksi paskibraka tidak semata mencari peserta terbaik untuk bertugas pada upacara kemerdekaan, tapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air.
“Bagi yang terpilih maupun yang tidak terpilih dalam seleksi ini, setidaknya sudah memiliki nilai lebih, seperti kedisiplinan, kepemimpinan, dan tanggung jawab yang akan menjadi bekal dalam meraih cita-cita,” ungkapnya.
Benhur menambahkan, melalui seleksi paskibraka, pemko berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap bertugas dalam upacara peringatan kemerdekaan, tapi juga mampu menjadi teladan menumbuhkan semangat kebangsaan dan patriotisme di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya Boy Yepthanius mengatakan, seleksi ini merupakan kesempatan bagi para pelajar menunjukkan dedikasi dan semangat cinta tanah air melalui pembinaan kepemudaan.
“Para peserta sebelumnya telah mengikuti tahap administrasi. Selanjutnya mereka akan menjalani sejumlah tahapan seleksi. Di antaranya tes pemahaman Pancasila dan wawasan kebangsaan, seleksi intelegensia umum, serta pemeriksaan kesehatan,” ungkapnya.
Selain itu, aspek fisik dan kedisiplinan juga menjadi bagian penting dalam penilaian. Peserta yang lolos tahap awal akan mengikuti seleksi peraturan baris berbaris (PBB) dan kesamaptaan, sebelum akhirnya menjalani tahapan wawancara.
Boy menambahkan, pengumuman hasil seleksi tingkat kota akan dilakukan setelah pengumuman hasil seleksi paskibraka tingkat Provinsi Kalteng. “Diharapkan seleksi tahun ini mampu menghasilkan calon paskibraka yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman ideologi Pancasila yang kuat untuk bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungasnya. (ifa/ens)












