Palangka Raya

Ada Penambahan Pasar Ramadan di 2026

249
×

Ada Penambahan Pasar Ramadan di 2026

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN : Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (baju putih) didampingi Ketua TP-PKK Kota Palangka Raya Avina Fairid Naparin (baju coklat) meresmikan Pasar Ramadan Datah Manuah dengan melakukan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya kegiatan tersebut secara resmi, Kamis (19/2/2026).FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meresmikan Pasar Ramadan di Halaman Pasar Datah Manuah, Kamis (19/2/2026). Peresmian ini menandai mulai beroperasinya salah satu dari sejumlah titik Pasar Wadai Ramadan Tahun 1447 H/2026 M di Kota Palangka Raya.

Fairid menyampaikan, total terdapat 10 titik Pasar Ramadan yang tersebar di Kota Palangka Raya, baik dikelola pemerintah maupun swasta. Salah satunya berada di halaman Pasar Datah Manuah yang kini resmi dibuka untuk masyarakat menikmati beragam kuliner berbuka puasa.

Ia menyebutkan, jumlah titik Pasar Ramadan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 hanya terdapat lima titik, tahun ini meningkat menjadi sembilan titik lokasi. “Artinya ada penambahan yang cukup signifikan,” ujarnya di sela kegiatan pembukaan.

Menurut Fairid, pembukaan Pasar Ramadan bertujuan mendorong sirkulasi dan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palangka Raya.

Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjutnya, memberikan diskresi sementara terhadap penggunaan sejumlah lokasi untuk Pasar Ramadan, meskipun pada prinsipnya beberapa wilayah tersebut bukan diperuntukkan bagi aktivitas perdagangan.

“Kalau masih ditemukan pelanggaran, saya akan tegas dan memastikan penertiban. Semua itu sebenarnya berada di wilayah yang tidak diperbolehkan. Kita memberikan diskresi sementara, tetapi tidak boleh sembarangan dan harus tetap beretika,” tegasnya.

Dengan bertambahnya jumlah titik Pasar Ramadan tahun ini, Pemko Palangka Raya berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tradisi tahunan dalam menyambut bulan suci Ramadan, tetapi juga mampu memperkuat geliat ekonomi lokal dengan tetap menjaga ketertiban dan kebersihan kota. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *